Selasa, 26 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pilot Angkatan Laut AS Melakukan Manuver Cabul, Ini Akibatnya

Oleh Aslan , dalam Kabar Dunia , pada Senin, 20 November 2017 | 14:00 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id – Niatnya mungkin bercanda. Namun bagi Angkatan Laut Amerika Serikat, (AL AS) apa yang dilakukan pilot mereka jauh dari kesan lucu.

Saat melakukan latihan pada Kamis (16/11) pagi, kru udara yang menggunakan salah satu pesawat jet AL AS melakukan manuver di udara. Sisa asap pembakaran jet itu terlihat jelas. Dan, kru pesawat dengan sangaja bermanuver dan membuat gambar alat kelamin laki-laki.

Berdasar pernyataan resmi dari Angkatan Laut AS, ada konsekuensi untuk kru udara yang menggunakan pesawat tempur AL AS mereka untuk menggambar penis di langit di atas kota Okanogan, Washington. “Mereka tidak diizinkan untuk terbang lagi,” tulis mereka.

Memang, banyak penduduk yang melihat ketika pesawat perang dari Naval Air Station Whidbey Island di negara bagian Washington barat itu menciptakan gambar langit dalam bentuk alat kelamin laki-laki. ”Hal yang paling monumental terjadi di Omak. Sebuah penis di langit,” tulis seorang pengguna Twitter di akunnya. Dalam postingan itu, dia juga mencantumkan gambar asap alat kelamin tersebut.

BACA  Ogah Lengser, Trump Ngotot Tekan Pejabat Georgia Batalkan Hasil Pemilu

Sebagian besar postingan memang menganggap itu lucu dan kocak. Tetapi tidak demikian dengan AL AS. ”Tindakan awak pesawat ini sepenuhnya tidak dapat diterima dan berlawanan dengan nilai inti Angkatan Laut,” kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Sabtu (18/11) oleh Markas AS NAS Whidbey.

”Kami telah mencabut izin pilot awak pesawat yang melakukan hal itu. Kami juga akan melakukan penyelidikian menyeluruh,” sambung pernyataan tersebut.

”Angkatan Laut meminta maaf atas perbuatan tidak bertanggung jawab dan tidak dewasa itu. Permintaan maaf ini untuk siapa pun yang tersinggung dengan tindakan yang tidak dapat diterima ini.”

BACA  Diblokir Facebook, Twitter dkk, Donald Trump Murka

Wakil laksamana Mike Shoemaker, komandan Pasukan Angkatan Laut, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa anti-Kristus, sophomoric, dan immature yang bersifat seksual tidak memiliki tempat dalam penerbangan AL saat ini.” “Kami akan menyelidiki kejadian ini untuk mendapatkan semua fakta dan bertindak sesuai dengan itu.”

Pesawat yang terlibat adalah pesawat tempur E / A-18 yang ditugaskan ke Pulau Whidbey dan membawa dua orang awak. (*)

(tia/BBC/JPC/hg)


Komentar