Senin, 15 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pilwako 2018! Mendaftar di PAN, Sjafrudin Mosii Juga Dekati Megawati

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Senin, 7 Agustus 2017 | 09:47 Tag: , , , , ,
  

GORONTALO Hargo.co.id – Peta politik jelang Pilwako Gorontalo 2018 kian hari kian berubah. Berbagai kandidat calon Walikota terus saja digulirkan. Tak terkecuali bagi Sjarifudin Mosii.

Mantan auditor BPK RI ini nampak serius bertarung di Pilwako. Selain telah mendaftar sebagai kandidat calon walikota pada Partai Demokrat, Mosii yang juga pernah mencoba peruntungan di Pilgub 2017 ini juga mendaftar di PDI Perjuangan.

Terbaru, Sabtu (5/8), Mosii mendaftar di PAN Kota Gorontalo. Namun sebelum mendaftar pada partai amanat nasional, Mosii terlebih dahulu memenui ketua umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri saat Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDI Perjuangan di Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat (04/8).

Dalam pertemuan tersebut, Sjafrudin Mosii meminta restu kepada Presiden RI ke-5 itu untuk maju di Pilwako Gorontalo dengan menggunakan PDIP. Selain sudah mendaftar di penjaringan bakal calon Walikota yang dibuka oleh PDIP.

Pertemuan ini sekaligus sebagai salah satu lobi politik yang sudah dilakukan Mosii. “Ada beberapa hal teknis yang sudah saya sampaikan ke Ibu Mega soal kesiapan saya untuk maju di Pilwako Gorontalo. Allhamdulillah direspon dengan baik. Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal saya untuk mempersiapkan diri jelang Pilwako,” terang Mosii, Sabtu (5/8).

Namun dikatakan Sjafrudin dengan pertemuan tersebut bukan berarti semuanya sudah aman. Ia butuh meyakinkan pengurus PDIP di Kota Gorontalo bahwa dirinya layak untuk maju di Pilwako 2018 mendatang. “Kedekatan saya dengan pengurus PDIP di Gorontalo tetap akan saja jaga dengan baik.

Itu sebagai modal untuk bisa mempersolid PDIP untuk memenangkan Pilwako mendatang. Tanpa mereka saya bukanlah apa-apa, sehingga silaturahim dengan kader akan tetap saya jalin dalam waktu dekat ini,” jelasnya.

Jumlah tiga kursi PDIP di DPRD Kota Gorontalo belum cukup untuk dapat mengusung calon untuk ke Pilwako. Untuk itu, mantan Auditor Utama BPK RI itu melakukan pendaftaran di penjaringan yang dibuka oleh DPC PAN Kota Gorontalo, Sabtu (5/8).

Sebelumnya Sjafrudin sudah melakukan pendaftaran di penjaringan yang dibuka Demokrat dan juga PDIP. Sebagai sosok yang baru berkecimpung di dunia politik Gorontalo, Sjafrudin butuh banyak dukungan dari partai-partai.

Salah satunya tetap komitmen untuk mengikuti penjaringan yang dibuka oleh masing-masing partai yang ada. “Bentuk komitmen saya yakin dan mantap maju di Pilwako, saya kembali mendaftar di PAN.

Saya butuh banyak dukungan dari semua partai. Kapabilitas yang saya miliki adalah modal besar. Ilmu yang saya sudah dapatkan dari belajar diberbagai Negara akan saya implementasikan untuk Kota Gorontalo yang lebih baik.

Jika kita ingin Kota Gorontalo ini berubah ke arah yang lebih maju. Maka kita butuh orang yang berani dan konsisten untuk mengubah Kota Gorontalo menjadi kota modern, kota yang benar-benar menerapkan konsep Smart City yang sebenarnya,” sambung ketua Umum DPP Kerukunan Keluarga Gorontalo Indonesia (KKIG).

Lobi-lobi politik akan terus dibangun dan dijalin Mosii guna memberikan kesempatan untuk bertarung di Pilwako. “Saya tidak hanya habis dimendaftar saja. Tetapi usaha saya untuk melakukan pendekatan dengan petinggi-petinggi partai di pusat,” tandasnya.(ndi/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar