Kamis, 19 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pimpinan OPD Gorontalo Dan Jawa Timur Resmi Jalani Kerja Sama

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 31 Maret 2022 | 23:35 Tag: , , , , ,
  Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, saat menyaksikan penandatanganan PKS antara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Hotel Maqna, Kota Gorontalo, Kamis (31/03/2022). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Bertempat di Hotel Maqna Kota Gorontalo  dan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Gorontalo dan Jawa Timur, melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada kegiatan misi dagang dan investasi, Kamis (31/03/2022).

Selain para pimpinan OPD, kegiatan PKS tersebut juga ditandatangani oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dari kedua provinsi.

“Segera implementasikan kerja sama ini melalui program kegiatan yang konkrit agar bisa mempercepat pemulihan ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi kedua provinsi,” ujar Idris Rahim dalam sambutannya.

Pada kesempatan tersebut, Idsris Rahim juga menawarkan peluang investasi di Gorontalo kepada pengusaha dari Provinsi Jawa Timur. Di antaranya pembangunan industri pakan ternak, pembangkit listrik tenaga biomassa, pembangunan industri daging sapi, serta industri tepung beras dan makanan.

“Kami memiliki potensi untuk komoditi jagung, bungkil kelapa, ikan tuna, dan briket arang. Semua komoditi itu dikirim ke beberapa daerah dalam bentuk bahan baku. Pemprov Gorontalo berupaya mendorong industrialisasi untuk mendorong nilai tambah komoditi tersebut agar kesejahteraan masyarakat meningkat,” papar Idris Rahim.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, PKS dengan Pemprov Gorontalo bertujuan untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri. Khofifah mengungkapkan, dari Rp200 triliun anggaran Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang wajib dibelanjakan untuk produk dalam negeri, sebesar Rp26,8 triliun adalah target Pemerintah Jawa Timur.

“Ini peluang kita untuk memaksimalkan produk-produk dalam negeri. Gorontalo punya bahan bakunya, Jatim punya manufakturnya. Oleh karena itu tolong dipercepat tindak lanjut PKS ini melalui program kerja sama,” tutup Gubernur Jawa Timur.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 19 times, 1 visits today)

Komentar