Jumat, 15 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



PKL Banyak Bejualan di Trotowar

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Rabu, 8 Maret 2017 | 11:09 WITA Tag: , , , ,
  


KOTA GORONTALO – Hargo.co.id – Sejatinya Lingkungan perkotaan harus steril dari pedagang kali lima, apalagi tempat tersebut merupakan temapat umum yang menjadi salah satu alternatif warga melakukan aktivitasnya, Seperti halnya di Jl. 23 Januari, Biawao, Kota Selatan, Kota Gorontalo.

terlihat beberapa Pedagang Kali Lima (PKL) yang berjualan di Trotowar depan Pertokowan yang ketika di lihat, sangat menggaggu pemandangan, selain itu juga tempat tersebut merupakan tempat Pejalan Kaki.

Pantauan Gorontalo Post, Selasa(07/02) Sejumlah pedagang mulai dari buah-buahan, sayur dan Umbi-umbian terlihat bejejer di depan pertokowal, sudah beberapa bulan ini membuka daganganya di tempat tersebut, selain tidak enak ketika di lihat, juga sebagai kota Adipura tidak cocok ketika ada PKL yang jual di sembaranan tempat.

BACA  Diduga Habis Nyabu, Pria di Gorontalo Diamankan Polisi

Salah satu padagang Arino(53) mengaku alasan dia berjualan di tempat itu karena sudah merasa lelah berkeliling, selain itu alasan mereka juga, di karenakan sulit mendapatakan lapak di pasar-pasar tradisional, “dari pada saya bajalan, abis bensin kemudian pendapatan sedikit.

BACA  Sebanyak 302 Botol Miras Disita Polisi di Kota Gorontalo

berjualan di sini agak lumayan dan tidak ada retribusi pasar”ujarnya.Sementara itu beberapa pedagang mengaku memang sempat ada larangan untuk jangan berjualan di tempat tersebut.

namun keseluruhan medagang mendatangi kantor pemerintah untuk meminta kebijakan.kemudian kebijakan tersebut di kabulkan dengan syarat mereka tetap harus menjaga kebersihan kawasan itu.

Ditempat yang berbeda Kasat Satpol PP Kota Gorontalo Abubakar Luwiti mengatakan memang beberapa waktu lalu kami sudah melarang mereka untuk tidak berjualan di tempat tersebut.

BACA  Terungkap, Begal Payudara Sering Terjadi di Jalan Menuju Pone

tetapi mereka datang dan meminta kebijakan kepada bapak walikota Gorontalo untuk berjualan di tempat tersebut, dan permintaan itu di kabulkan.

dengan catatan tidak mengganggu lalulintas juga tempat tersebut harus bersih “mereka sudah minta ijik ke pemerintah kota Gorontalo dan dan nantinya kemudian akan di relokasi ke pasar sentral, di situ mereka hanaya sementara”Tandasnya.(tr-53/hg)


Komentar