Selasa, 9 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



PLN Gorontalo Bertransformasi dari Energi Fosil Batubara ke EBT

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Ragam , pada Senin, 20 Juni 2022 | 12:05 Tag: , ,
  Pemanfaatan Hutan Energi Sebagai Energi Baru Terbarukan (EBT) PLTU Anggrek. (Foto: Istimewa/Doc.PLN)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kabar menarik dari PT. PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi. Yakni, melalui Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan Gorontalo telah melakukan transformasi dari pemakaian energi fosil batubara menjadi pembangkit yang menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Dikatakan menarik karena penggunaan EBT selain sebagai alternatif pengganti energi fosil (hidrokarbon), juga akan berdampak pada pengurangan emisi gas rumah kaca. Ini diungkapkan perwakilan PT PLN (Persero) UPDK Gorontalo, Yogi Irvanda ketika dihubungi media ini. Menurutnya, dalam pengaplikaasian EBT ini, PLN menggunakan Serbuk Kayu (Saw Dust) dan Kayu Lamtoro sebagai bahan bakar pada PLTU Anggrek.

“Sudah menggunakan 2 persen kayu lamtoro dari yang di targetkan yaitu 5 persen, agar menjadi ramah lingkungan,” kata Yogi Irvanda.

Penyerahan Bantuan TJSL PT. PLN (Persero) UPDK Gorontalo kepada kelompok tani kayu lamtoro di Desa Limbatihu, Paguyaman Pantai, Boalemo dalam bentuk peralatan tani guna memudahkan untuk bekerja. (Foto: Istimewa/Doc.PLN)
Penyerahan Bantuan TJSL PT. PLN (Persero) UPDK Gorontalo kepada kelompok tani kayu lamtoro di Desa Limbatihu, Paguyaman Pantai, Boalemo dalam bentuk peralatan tani guna memudahkan untuk bekerja. (Foto: Istimewa/Doc.PLN)

Lanjut kata Yogi Irvanda, substitusi bahan bakar dengan menggunakan Kayu Lamtoro diharap dapat menurunkan emisi dan dampak positif bagi lingkungan. Ini juga berdasarkan misi PT. PLN, ‘Menjalankan Kegiatan Usaha yang Berwawasan lingkungan’ dan transformasi PLN yaitu ramah lingkungan (Green). 

Masih pada kesempatan yang sama, Yogi Irvanda mengungkapkan bahwa PLN Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkit (UPDK) Gorontalo menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pemanfaatan Hutan Energi Kayu Lamtoro Sebagai Energi Baru Terbarukan (EBT) Penunjang Co-firing Biomassa PLTU Anggrek, di Desa Limbatihu, Kecamatan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.

“TJSL kali ini disalurkan secara simbolis ke kelompok tani kayu lamtoro yang berada di Desa Limbatihu dalam bentuk peralatan kerja guna untuk mendukung serta memudahkan para petani lamtoro untuk bekerja,” kuncinya. (***)

 

Rilis: PLN Gorontalo

(Visited 149 times, 1 visits today)

Komentar