Plt Kadis Kominfo Gorut Mengaku Tak Tahu Soal Pembatalan Pengadaan Videotron

×

Plt Kadis Kominfo Gorut Mengaku Tak Tahu Soal Pembatalan Pengadaan Videotron

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi, pekerjaan pemasangan rangkaian videotron. (Istimewa)
Ilustrasi, pekerjaan pemasangan rangkaian videotron. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengelola sistem E-Katalog dalam proses pengadaan barang dan jasa di Dinas Kominfo Kabupaten Gorut dipertanyakan apakah mampu atau tidak.

badan keuangan

Demikian penyampaian Ismanto Jahja selaku perwakilan PT. SAM di Gorontalo, yang juga putra kelahiran Gorut,

Pria yang telah lama bergelut dalam dunia pengadaan barang dan jasa itu, mempertanyakan kemampuan SDM pengelola sistem E-Katalog, karena dirinya mengalami kejadian pembatalan kerja yang dilakukan secara sepihak. Akibatnya, ia mengalami kerugian.

badan keuangan

“Iya, jujur saya malu sebagai putra daerah. Karena sistem E-Katalog ini pengelolaannya tentu dengan menggunakan SDM yang tersedia. Namun yang jadi pertanyaan apakah mereka mampu atau tidak,” tegas Ismanto.

Lanjut dikatakannya, dalam proses pengadaan barang dan jasa jelas ada regulasinya.

“Ini bukan mendiskreditkan pihak lain, namun jika mengerti tentu hal ini tidak terjadi,” jelasnya.

Example 300250

Dalam proses pengelolaan, tentu pihak dinas menggunakan akun. Yang menjadi pertanyaan, kata Ismanto, siapa yang mengelola akun tersebut.

“Akunnya atas nama Plt Kadis Kominfo, namun kami tidak tahu dalam proses ini apakah akun tersebut dikelola oleh pemilik atau pihak lain, dan ini patut dipertanyakan,” ujarnya.

Pasalnya, sampai saat ini, kata Ismanto, pihaknya belum mendapatkan kejelasan atas pembatalan yang terjadi baik dari Plt Kadis maupun bidang yang mengelola program tersebut.

Sementara itu dari Plt Kadis Kominfo, Abd Wahab Paudi mengaku tak tahu menahu soal pembatalan sepihak proyek pengadaan videotron. Menurutnya, yang lebih tahu jelas adalah bidang yang mengelola program tersebut.

“Silahkan hubungi bidang langsung, karena mereka yang lebih tahu jelas prosesnya,” kata Wahab melalui sambungan telepon.

Ketika ditanya soal akun miliknya yang digunakan dalam proses pengadaan videotrone, Wahab mengakui bahwa memang akunnya yang digunakan, namun untuk prosesnya, dirinya tidak mengetahui dengan jelas, karena bidang langsung yang mengelola. (*)

Penulis: Alosius M. Budiman



hari kesaktian pancasila