Polda Gorontalo Gagalkan Penyelundupan 9.400 Liter Cap Tikus

Sebanyak 9.400 Liter Cap Tikus yang diamankan Polda Gorontalo.(Foto Rendy Wardani Fathan/Hargo)

-

Hargo.co.id, GORONTALO – Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Otanaha III yang dilaksanakan Polda Gorontalo sejak (06/12/2019) mulai membuahkan hasil. Buktinya, Polda Gorontalo dalam hal ini Sat Narkoba, berhasil menggagalkan penyelundupan Minuman Keras (Miras) jenis Cap Tikus, Senin (09/12/2019) sekira pukul 03.00 WITA, di wilayah perbatasan antara Sulawesi Utara dan Gorontalo, tepatnya di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara.

Penyelundupan Miras ke wilayah Gorontalo sudah kerap terjadi. Namun, kali ini jumlahnya cukup mencengangkan yakni kurang lebih 9.400 Liter.

“Dini hari tadi, anggota kami berhasil menggagalkan penyelundupan Cap Tikus. Jumlahnya kurang lebih 9.400 liter yang dikemas dalam kantong ukuran besar yang jumlahnya 265 kantong yang jika dirupiahkan mencapai 180 Juta,” ungkap Menurut Wakil Direktur Sat Narkoba Polda Gorontalo, AKBP Witarsa Aji, S. Ik, SH, MH, saat jumpa pers di halaman Mapolda Gorontalo.

Diungkapkannya pula, peredaran Cap Tikus yang digagalkan pihaknya itu berkat informasi masyarakat. “Hari minggu (8/12/2019) kami mendapat informasi bahwa akan ada pengiriman Cap Tikus dari Sulut ke Gorontalo melalui jalur darat. Berbekal informasi itu, anggota langsung melakukan operasi,” kata Witarsa.

Lebih lanjut, Witarsa membeberkan, miras itu diangkut menggunakan 3 mobil, masing-masing mobil puso dengan nomor polisi DB 8965 BI mengangkut 230 kantong ukuran besar, mini bus dengan nomor polisi B 1008 KKG mengangkut 10 kantong dan pick up nomor polisi DB 8041 BJ 25 kantong dari daerah Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan. Sedangkan, pemiliknya ada 2 orang, yakni berinisial R dan J.

“Dari pengakuan para supir yang membawa miras ini, pemiliknya adalah warga Minsel dengan inisial R dan J,” ujar Witarsa dan menambahkan, Miras ini akan dikirim ke wilayah Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Gorontalo dan wilayah Kalimantan.

“Barang haram ini merupakan pesanan warga Paguyaman dan Kalimantan,” tandas Witarsa.

Terakhir, Witarsa menghimbau kepada seluruh masyarakat Gorontalo untuk dapat terus bekerja sama dengan pihaknya dalam rangka memberantas peredaran Miras.(rwf/hg)