Minggu, 25 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Polisi Diminta Seriusi Kasus Begal

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Senin, 26 Desember 2016 | 20:20 WITA Tag: ,
  


KABILA, Hargo.co.id – Petugas kepolisian diminta untuk menseriusi kasus begal yang terjadi di Gorontalo. Jika gerombolan begal tidak kunjung ditangkap dan diberikan sanksi tegas, maka dikhawatirkan kedepan kasus demikian akan semakin marak terjadi.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Ruswan, warga Bonbol.

Menurutnya aksi begal di baypass beberapa waktu lalu yang memalang seorang gadis dan merampok sepeda motornya sungguh membuat masyarakat menjadi resah.

Sebab, tidak menutup kemungkinan kedepan mereka bisa saja menjadi korban berikutnya. “Karena itu kita minta petugas seris menyikapi kasus demikian. Ini bukan perkara biasa, karena masyarakat sangat resah,” ujar Ruswan.

Sebagaimana diberitakan Gorontalo Post, edisi, Sabtu, (24/12), Siti Hardianti Mustafa, warga Desa Molowahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo dihadang gerombolan begal saat melintas di kawasan baypass, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol), Jumat, (23/12), sekira pukul 01.00 Wita.

BACA  Aksi Tolak Omnibus Law di Gorontalo Kembali Berakhir Ricuh

Perampokan itu terjadi saat Sitti balik dari rumah rekannya di wilayah Kecamatan Suwawa, Bonbol. Di tengah malam itu, gadis berusia 20 tahun itu balik melintasi kawasan baypass seorang diri dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat DM 2378 HI.

Rencananya ia akan balik ke rumah kosnya di Jl. Agus Salim, Kota Gorontalo.

Waktu melintasi kawasan jalan tersebut, muncul 2 sepeda motor jenis Honca Matic yang membuntutinya dari belakang. Satu sepeda motor hanya oleh satu orang, sementara yang satu lagi dikendarai dua pria saling berboncengan.

Setelah berada di tempat sepi, kedua sepeda motor yang membuntinya itu segera menyalib Sitti dan menghadangnya dari depan. Terkejut dengan hal itu, Sitti pun langsung menghentikan kendaraannya. Ketika berhenti, ketiga pelaku langsung menyergap Sitti.

BACA  Tak Terima Hasil Pleno, Pendukung Nelson-Hendra Kepung Bawaslu

Dua orang diantaranya menahan Sitti dan satunya lagi merampas sepeda motornya. Saat itu, Sitti berusaha berteriak meminta bantuan. Namun tak seorang pun yang datang menolong, karena situasi jalan sedang sepi. Setelah sepeda motor mereka dapatkan, ketiga pelaku pun segera melarikan diri.

Sementara itu, Sitti yang ditinggal seorang diri, segera berlari meminta pertolongan warga setempat. Namun, karena sudah lama, para pelaku sudah berhasil kabur dan tak lagi terdeteksi.

“Saya so tako, bolo dorang mo apa-apa disitu pak. Saya langsung lari mencari bantuan, tapi tidak ada orang di tempat itu,” kata Sitti yang melapor ke Polsek Kabila keesokan harinya.

BACA  Diduga Bawa Narkoba, Pria di Kota Gorontalo Diringkus Polisi

Ketika dikonfirmasi Kapolsek Kabila Iptu Abd. Wahab Tambipi mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban. Saat ini kasusnya masih dilakukan penyelidikan. “Kita akan mencari tahu dulu identitas para pelaku,” kata Iptu Tambipi.

Lebih lanjut disampaikan Iptu Tambipi, kejadian ini perlu menjadi perhatian warga. Ia berharap jika keluar rumah di malam hari, utamanya kau perempuan agar tidak keluar seorang diri dan melintasi tempat-tempat sepi. Sebab, kasus begal demikian memang cukup marak terjadi.

“Untuk kasus kali ini akan kita selidiki, jika para pelaku berhasil tertangkap, kita akan memberikan sanksi tegas terhadap mereka,” pungkasnya. (tr-54/hargo).


Komentar