Selasa, 27 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Polisi Nge-Grab Boleh, Asalkan di Luar Jam Dinas 

Oleh Fajriansyach , dalam Headline Metropolis , pada Rabu, 26 September 2018 | 09:00 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Yan Budi Jaya menegaskan bahwa persoalan taksi online dan bentor agar tidak melibatkan institusinya. Karena polisi yang mencari sampingan dengan taksi online diperbolehkan asalkan diluar jam dinas.

“Kalau polisi yang membawa bentor, berarti mereka sudah merupakan masyarakat sipil, karena ketika menjadi pengemudi grab, mereka tidak mempergunakan pakaian dinas,” kata kapolres, kemarin.

“Ini ‘kan urusan grab dan bentor. Jadi, jangan sangkutpautkan dengan Polisi, karena itu sudah bicara institusi. Kalau memang ada anggota polisi yang ikut nge-grab, kemudian menggunakan pakaian atau seragam dinas, silahkan dilaporkan. Nanti akan kami proses. Kalau itu berkaitan dengan kode etik, maka akan kami sidang. Kalau berhubungan dengan pidana, yah kita proses pula,tegas alumnus Akpol 1996 ini.

BACA  Gara-gara Pandemi Covid-19, UMP Gorontalo Berpotensi Turun

Oleh karena itu, persoalan grab dan bentor ini nanti akan dibantu oleh pihak Kepolisian untuk dimediasi dan diharapkan agar tidak dilibatkan institusi. Diakuinya, banyak polisi yang bekerja sampingan, ada yang menjadi supir grab, ada yang berdagang dan lain sebagainya.

“Kita perlu melihat pula, aturan yang mengatur kalau anggota polisi tidak bisa menjadi pengemudi grab. Apalagi mereka yang mengemudi grab, itu di luar jam kerja atau jam dinas. Nah, bagaimana kalau Polisi jadi abang bentor? Apa nggak bisa? Kan sah-sah saja, ketika itu positif dan tidak merugikan banyak orang atau melanggar pidana. Oleh karena itu, terkait dengan persoalan grab dan bentor, diharapkan agar diselesaikan sebagaimana mestinya dan pihak Kepolisian akan siap untuk membantu dalam hal memediasi keduanya,î ungkap Yan Budi Jaya.

BACA  Pemprov Gorontalo Masuk Tiga Besar Nasional Realisasi Belanja APBD

Pihaknya pula sudah memediasi antara grab dan bentor dan sudah ada komunikasi yang baik. Rencananya akan dilanjutkan lagi pertemuan di DPRD untuk menindaklanjuti kesepakatan yang pernah dibuat sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan, kesepakatan yang dibuat sebelumnya tidak mencantumkan persoalan sanksi ketika ada pihak-pihak yang melanggar.

BACA  Situs DPR Diretas Jadi Dewan Pengkhianat Rakyat, Pelaku Langsung Diburu

ìRencananya Jumat pekan ini pertemuannya. Kami pun Insya Allah akan ikut hadir guna mengayomi pertemuan tersebut. Kami pula berharap agar persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik, aman dan lancar demi kelangsungan hidup bersama. Mari kita jaga wilayah Kota Gorontalo agar tetap aman dan tertib,î harapnya. (kif/gp/hg)


Komentar