Kamis, 14 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Polisi Ringkus Terduga Bandar dan Pengecer Judi Togel di Gorontalo

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Rabu, 29 April 2020 | 00:05 WITA Tag:
  Ilustrasi. Terduga banda dan pengecer judi togel diringkus Polisi di Gorontalo


Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang terduga bandar dan dua orang pengecer judi togel, ditangkap oleh Tim Resmob Polda Gorontalo, Senin (27/04/2020) sekitar pukul 18.00 Wita.

Informasi yang dirangkum Hargo.co.id, penangkapan terhadap bandar dan pengecer judi togel tersebut dipimpin langsung oleh Katim Resmob Polda Gorontalo, Ipda Sucipto Amboy, SH yang bertempat di Jalan Mootalu, Desa Luhu, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.

Awalnya, Tim Resmob Polda Gorontalo menerima informasi dari masyarakat, bahwa diduga ada warga yang sering bermain judi jenis togel. Mendapatkan informasi itu, Tim Resmob Polda Gorontalo kemudian melakukan penyelidikan dan ketika informasi itu benar, maka dilakukan penangkapan.

Dari hasil penangkapan tersebut, tiga orang masyarakat diamankan yakni IL (40) yang bekerja sebagai supir dan bertugas sebagai pengecer judi togel, SI (40) yang merupakan IRT bertugas sebagai pengecer dan MG yang bekerja sebagai IRT dan bertugas sebagai bandar judi togel.

BACA  Resmob Gabungan Berhasil Bekuk Pelaku Pembacokan di Biau

Ketiganya pun tercatat sebagai warga Desa Luhu, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Atas temuan itu, ketiganya pun digiring ke Polda Gorontalo beserta sejumlah barang bukti untuk diperiksa lebih lanjut.

Kapolda Gorontalo, Brigjen Pol. DR. Adnas, M.Si melalui Direktur Kriminal Umum (Dir Krimmum) Polda Gorontalo, Kombes Pol. Rinto Prastowo, SIK mengatakan, ada dua tempat atau pun lokasi yang diungkap oleh Tim Resmob Polda Gorontalo.

Di tempat pertama, tim hanya berhasil mengamankan pengecer dan ketika dikembangkan, tim berhasil mengamankan bandar judi togel. Dari hasil pengungkapan tersebut, sejumlah barang bukti berhasil diamankan.

Untuk TKP pertama yakni ditempat pengecer telah diamankan, uang sebanyak Rp 139 ribu, dua buah karton catatan nomor yang keluar, satu buah kertas ramalan sio, satu buah handphone merek nokia TA-1034, satu buah buku catatan nomor dan satu buah tas kecil.

BACA  Sindikat Pencuri Baterai Tower di Gorontalo Dibekuk Polisi

Sedangkan di TKP ke dua yakni di tempat Bandar, ada uang sebesar Rp 184 ribu, satu buah handphone, satu buah kalkulator, satu buah lembar kaca mata nomor, satu buah buku album, satu buah keranjang berisikan potongan kertas, satu buah buku rekening bank beserta ATM yang berisikan uang sebesar Rp 3,5 juta.

“Untuk pengecer, pada sore hari telah melakukan penyetoran uang pasangan ke bandar untuk putaran Sydney sejumlah Rp 205.000. untuk bandar sendiri, uang deposit akun togel on line sebesar Rp 1,3 juta dan itu sudah termasuk keuntungan,” ungkapnya.

BACA  Tim Pandawa Polres Gorontalo Bekuk Pelaku Judi Togel Online

Lanjut kata Alumnus Akpol 1991 ini, dari hasil pemeriksaan, IL mengaku berprofesi sebagai pengecer judi togel. Sedangkan perempuan yang bernama MG, sudah menjalankan judi togel tersebut kurang lebih lima bulan lamanya. Meski demikian, saat ini ketiganya telah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh penyidik dan barang bukti pun telah dilakukan penyitaan.

“Ketiganya saat ini resmi telah dilakukan penahanan oleh Ditreskrimum Polda Gorontalo terkait dengan dugaan judi online atau togel. Kami pun berharap agar masyarakat tidak ada lagi yang melakukan aktivitas illegal disaat kondisi seperti ini, karena kita ketahui bersama, saat ini sementara dalam situasi pandemic virus corona atau covid-19,” pungkas mantan Wakapoltabes Bandung ini. (kif/hg)


Komentar