Sabtu, 22 Februari 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Polisi Terus Bendung Peredaran Miras di Randangan, Ini Buktinya

Oleh Zulkifli Tampolo , dalam Metropolis , pada Minggu, 15 Desember 2019
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Langkah pihak kepolisian untuk membendung peredaran minuman keras (Miras) di Randangan masih terus berlanjut. Buktinya, Polsek Randangan berhasil menyita puluhan liter Miras jenis Cap Tikus yang diperjualbelikan oleh masyarakat.

Informasi yang berhasil dirangkum Hargo.co.id, Kapolsek Randangan, Ipda Syaifful T. Djakatara,SH bersama enam personel Polsek melaksanakan kegiatan operasi imbangan Pekat Otanaha III 2019, Sabtu (14/12/2019) sekitar pukul 22.00 Wita. Dengan sasaran yakni, peredaran Miras, senjata tajam (Sajam), narkoba, perjudian, prostitusi dan lain sebagainya.

Pada saat melakukan operasi, di wilayah Kecamatan Randangan, Kapolsek, Ipda Syaifful T. Djakatara,SH melakukan pemeriksaan terhadap kelompok masyarakat yang diduga sedang mengkonsumsi Miras. Namun, ketika dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya masyarakat yang mengkonsumsi Miras maupun membawa senjata tajam (Sajam). Kapolsek pun kemudian memberikan pembinaan kepada kelompok masyarakat tersebut dan meminta mereka untuk cepat pulang.

Miras jenis Cap Tikus yang berhasil disita oleh Polsek Randangan pada saat operasi Pekat Otanaha III 2019 karena ditemukan bereda di masyarakat. (Foto Istimewa)

Usai memberikan pembinaan, tidak lama kemudian Kapolsek Randangan mendapatkan informasi dari masyarakat, dimana di Desa Ayula, Kecamatan Randangan bahwa ada warung yang diduga menjual Miras jenis Cap Tikus. Kapolsek beserta anggota kemudian bergegas melakukan pengecekan dan ternyata informasi tersebut benar. Ketika dilakukan penggeledahan, ditemukan kurang lebih 20 botol aqua ukuran 1,5 liter di warung milik PM (57).

Kapolsek Randangan, Ipda Syaifful T. Djakatara,SH ketika diwawancarai mengatakan, pihaknya telah mengamankan puluhan liter Miras jenis Cap Tikus tersebut dan diberikan surat tanda penerimaan barang bukti. Selanjutnya, Miras ini akan disita dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Ada kurang lebih 30 liter Miras jenis Cap Tikus yang berhasil kami sita atau ada sekitar 20 botol,” ujarnya.

Ditambahkan pula oleh mantan KBO Reskrim Polres Pohuwato ini, pihaknya berharap agar tidak ada lagi penjualan Miras jenis apapun di wilayah hukum Polsek Randangan. Ini dikarenakan, Miras adalah musuh bersama dan pemicu dari berbagai persoalan yang sering kali terjadi.

“Mari kita bersama-sama menjauhi yang namanya Miras. Kami pun dari pihak Kepolisian tidak akan tinggal diam apabila masih ada Miras yang merajalela di wilayah hukum Polsek Randangan. Tak hanya itu saja, kami pun turut berharap bantuan dari masyarakat. Minimal dapat memberikan informasi, sehingga Miras tidak beredar di wilayah hukum Polsek Randangan,” pungkasnya. (kif/hg)