Saturday, 25 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Polres Bone Bolango Ungkap Dugaan Kasus Grooming

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Headline Metropolis , pada Wednesday, 11 March 2020 | 15:00 PM Tags: , , , ,
  Terduga pelaku kasus grooming yang digiring ke sel tahanan Mapolser Bone Bolango. (foto zulkifli polimemgo/hargo)

Hargo.co.id, GORONTALO – Tim Siber Crime bekerja sama dengan Tim Resmob Watawatanga Sat Reskrim Polres Bone Bolango berhasil meringkus salah seorang terduga pelaku pemerasan dan pelecehan seksual dengan modus grooming atau menggunakan akun palsu untuk mendapatkan foto dan video bugil korbannya.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Bone Bolango AKBP Suka Irawanto, S.I.K, M.Si didampingi Kasat Reskrim IPTU Laode Arwansyah S.I.K dalam Press Conference yang digelar di depan Mapolres pada Rabu (11/03/2020).

Dalam Press Release tersebut Kapolres mengungkapkan, penangkapan terhadap terduga pelaku berinisial AK (42), warga Desa Pangea, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo tersebut, berawal dari laporan salah seorang korbannya, yang mengaku foto dan video bugilnya disebarkan melalui media sosial.

Mendapat Informasi tersebut, Tim Siber Crime langsung melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Tim Resmob Watawatanga Sat Reskrim Polres Bone Bolango untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Awalnya pelaku ini menggunakan akun Facebook dan Instagram palsu dengan penampilan sebagai orang lain yang berwajah tampan untuk mengelabui korbannya. Setelah korban berhasil di jaring, pelaku merayu korban untuk mengirimkan foto dan video telanjang,” terang AKBP Suka Irawanto, S.I.K, M.Si.

Kapolres Bone Bilango AKBP Suka Irawanto, S.I.K, M.Si didampingi Kasat Reskrim IPTU Laode Arwansyah S.I.K saat menggelar Press Conference kasus pelanggaran UU ITE dan Pemerasan. (foto zulkifli polimengo/hargo)
Kapolres Bone Bilango AKBP Suka Irawanto, S.I.K, M.Si didampingi Kasat Reskrim IPTU Laode Arwansyah S.I.K saat menggelar Press Conference kasus pelanggaran UU ITE dan Pemerasan. (foto zulkifli polimengo/hargo)

Lanjut Kapolres Bone Bolango juga menjelaskan, setelah korbannya mengirimkan foto dan video, disitulah pelaku melancarkan aksi bejatnya dengan memeras dan mengancam korban akan menyebarkan foto dan video tersebut apabila permintaannya tidak dipenuhi korban.

“Setelah korban mengirimkan foto dan video, pelaku kemudian memeras dan mengancam korbannya hingga mengajak untuk bertemu dan berhubungan intim. Apabila korban tidak menurutinya maka pelaku mengancam akan menyebarluaskan foto dan video bugil korban tersebut,”jelas Kapolres Bone Bolango didampingi Kasat Reskrim.

Ditambahkannya juga, dari hasil pemeriksaan ternyata pelaku ini telah menjalankan aksinya sejak tahun 2018 lalu, dan telah mengoleksi sedikitnya 600 foto dan video korbannya yang berhasil dijaring melalui media sosial.

“Setelah kita periksa, ternyata pelaku melakukan aksinya sejak tahun 2018 dan baru terungkap di Februari 2019 ini, semnetara yang bersangkutan telah mengoleksi 600 foto dan video korbannya, bahkan sudah ada yang di sebar luaskan. Ironisnya pelaku juga mengakui sudah pernah menyetubuhi beberapa orang korbannya,”ungkap AKBP Suka Irawanto, S.I.K, M.Si.

Dari data yang diperoleh, Pria 42 tahun ini sering beraksi dan mengelabui korbannya yang berada di wilayah Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, Boalemo, dan Kota Gorontalo dengan kategori yang masih berstatus pelajar maupun yang sudah dewasa.

Saat ini pelaku telah mendekam di sel tahanan Mapolres Bone Bolango guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, AK terancam akan dijerat dengan Undang-Undang ITE pasal 45 dengan ancaman hukuman kurungan penjara selama 6 tahun. (zul/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar