Sabtu, 2 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Poltekkes Gorontalo,Pengambilan Sumpah Janji Profesi: Tanggung Jawab Wajib Ditanamkan

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial , pada Rabu, 3 Oktober 2018 | 01:19 Tag:
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Disetiap institusi pendidikan tinggi keperawatan selalu dilaksanakan acara pengambilan sumpah Janji Profesi. Guna  menjadi seorang perawat profesional dan benar-benar mengabdi kepada masyarakat. selasa, (02/10/2018) tepatnya di Grand Sumber Ria  Ballroom sebanyak 328 lulusan Keperawatan Poltekes Kemenkes Gorontalo mengambil sumpah Janji Profesi dalam sidang khusus senat yang  bertajuk “Sumpah Janji Profesi Ahli Madya Keperawatan, Ahli Madya Gizi dan Sarjana Terapan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Gorontalo  Tahun 2018”.

Peserta Pengambilan Sumpah Janji Profesi terdiri dari Dilpoma III dan Diploma IV, dari Program Studi Ahli Madya Keperawatan Diploma III 137  peserta, dari Program Studi Ahli Madya Keperawatan Diploma IV 106 peserta, dari program rekognisi pembelajaran lampau 59 Peserta dan  Program Studi Diploma III Gizi 31 Peserta,

Kegiatan tersebut juga di hadiri langsung Direktur Poltekkes Kemenkes Gorontalo, dosen dan staff karyawan, serta tamu undangan yang dihadiri  oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo yang di wakili Adriyanto Abdul Samad SKM, M.Kes.  Acara tersebut diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya, Mars Poltekkes dan Hymne Poltekkes dilanjutkan acara inti yaitu pengambilan  sumpah dan Janji Profes.

Lepas dari itu acara dibuka langsung oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Gorontalo Dr. Dra. Heny Panal,  S.Kep,Ns.M.Pd , dalam sambutannya beliau menyampaikan Pengambilan Sumpah Janji Profesi dibuat secara berbeda, dulunya dilaksanakan  bersamaan dengan pengukuhan wisudawan/wisudawati tapi pada 2 tahun terakhir dibuat terpisah.

Menurut Direktur Pengambilan Sumpah profesi ini bertujuan untuk mengembangkan tanggung jawab profesi perawat kepada para lulusan agar  ketika dihadapkan langsung ke masyarakat, para lulusan dapat menjadi perawat yang bertanggung jawab.

“Selanjutnya para mahasiswa diharapkan agar mengikuti ujian kompetensi sesuai dengan bidang keahlian masing-masing,” ungkap Heny.  Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo yang di wakili oleh Adriyanto Abdul Samad SKM, M.Kes mengatakan, sumpah janji  profesi merupakan bagian dari komitmen tenaga kesehatan.

Dimana yang paling penting diharapkan dari para mahasiswa terjun di lapangan nanti  dapat melayani masyarakat dengan baik. Selain itu, dengan adanya akreditasi baik institusi dan tenaga kesehatan yang dilakukan maka  diharapkan untuk pelayanan kesehatan kedepan harus berkualitas mampu melayani masyarakat dengan baik dan juga mencintai pekerjaan  masing-masing, tutup Adriyanto.(adv)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar