Senin, 1 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



PON XIX Jabar: Status Iba Dipersoalkan PSAWI Gorontalo

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Sportivo , pada Senin, 19 September 2016 | 21:41 WITA Tag: , , ,
  


BANDUNG, Hargo.co.id – Pengprov Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Gorontalo ternyata belum menerima sepenuhnya keputusan salah satu atletnya Ummu Toyobathun Solikah yang saat ini telah bergabung dengan tim ski air DI Jakarta.

Kabarnya, melalui sang pelatih Nico Akuba, persoalan status Iba (sapaan akrab Ummu Toyobathun Solikah) kini tengah diangkat kembali.

Pengprov PSAWI Gorontalo melalui kepala bidang humas Gafar Zakaria mengatakan, pihaknya saat ini tengah menempuh jalan untuk menarik kembali Iba ke Gorontalo.

BACA  McDonald's Kota Gorontalo Terbakar

Meski tidak bisa ditampikkan, pindahnya Iba ke DKI Jakarta tak lain karena pemberian apresiasi yang cukup besar dan menggoda setiap atlet termasuk Iba untuk tidak menolak bergabung dengan DKI Jakarta.

“Bagaimana atlet tidak tergiur dengan tawaran dari DKI Jakarta, selain jaminan pendidikan dan hidup, di PON ini saja untuk peraih medali emas dijanjikan bonus sebesar Rp 800 juta, medali perak Rp 500 juta dan perunggu Rp 350 juta. Namun untunglah atlet-atlet kita lain masih bisa ditahan dengan merayu mereka melalui rasa dan jiwa kedaerahan dan cinta kampung halaman,” ungkap Gafar Zakaria, jumat (16/9).

BACA  Kebakaran di McDonald’s, Api Diduga Bersumber dari Tumpukan Kardus di Gudang

Sementara itu, pelatih ski air Gorontalo yang juga pengurus Pengprov PSAWI Gorontalo, Nico Akuba yang tak lain adalah pelatih dibalik kesuksesan Iba kepada Gorontalo Post mengatakan.

“Sekarang kami tengah memperjuangkan persoalan ini dengan datang langsung ke PB PON di Bandung serta PB PSWI,” ujar Nico Akuba kepada Gorontalo Post, jumat (16/9).

BACA  Pencabulan Marak, Warga Singgung Penerapan Hukum Kebiri

Nico Akuba juga mengatakan, ia mewakili pengprov PSAWI Gorontalo akan terus memperjuangkan soal status Iba ini yang sekarang sudah terdaftar sebagai atlet PON DKI Jakarta.

“Kita lihat saja nanti bagaimana keputusan dari PB PON dan PB PSAWI. Yang pasti kita berusaha dulu menarik Iba untuk kembali ke Gorontalo, meski memang waktunya sudah sangat mepet sekali,” jelas Nico Akuba. (ysn/hargo)


Komentar