Jumat, 31 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pondasi Tergerus Air, Jembatan Bilungala Ambruk

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Gorontalo Indonesia 99 Kata , pada Jumat, 31 Juli 2020 | 18:35 WITA Tag:
  Jembatan Bilungala yang menjadi akses warga setempat untuk menuju pantai ambruk karena derasnya air sungai, Jumat (31/7/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Jembatan di Desa Bilungala, Kecamatan Bone Pantai, Bone Bolango ambruk, Jumat (31/07/2020).

Ambruknya jembatan yang menjadi akses warga untuk menuju pantai Bilungala itu ambruk setelah tanah yang menjadi dudukan jembatan tergerus karena derasnya air sungai di wilayah tersebut.

BACA  Tangani Covid-19, Pemprov - BPKP Perkuat Sinergitas

“Kejadiannya (Jembatan ambruk) ba’da Ashar tadi. Penyebabnya karena arus air di sungai itu sangat deras,” ungkap Camat Bone, Yasin saat dihubungi Hargo.co.id lewat telepon seluler.

Beruntung, kejadian yang sempat menghebohkan warga setempat ini tidak menelan korban jiwa.

BACA  Realokasi Beasiswa Kembali Dipertanyakan, Gubernur : Itu Instruksi Pemerintah Pusat

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” pungkas Yasni.

Hal senada juga disampaikan Kepala Seksi (Kasie) Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Bone Pantai, Muhlis Botutihe. Menurutnya, penyebab jembatan ambruk tersebut dikarenakan tergerusnya tanah yang menjadi dudukan (pondasi) jembatan oleh derasnya air sungai. Jembatan itu sendiri merupakan akses warga setempat menuju pantai.

BACA  Wagub Harap, Kemenag Gorontalo Perkuat Sinergitas dengan Pemprov

“Kejadian sekitar pukul 16.00 Wita. Atau ba’da salat Ashar,” ucap Muhlis Botutihe. (rwf/hg)

 

*) Berita ini telah ditambahkan konfirmasi dari Kasie Ekbang, Kecamatan Bone Pantai, Muhlis Botutihe pada paragraf terakhir.


Komentar