Selasa, 19 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Posko KKN di Tolangohula Diterjang Banjir, Mahasiswa Meradang

Oleh Admin Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Sabtu, 25 September 2021 | 00:05 AM Tag: , , ,
  Kondisi arus banjir di lokasi KKN Desa Tamalia Utara, Kecamatan Tolanghula, Kabupaten Gorontalo Jumat (24/09/2021). (Foto: istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Intensitas curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini mengakibatkan banjir di beberapa wilayah yang ada di Provinsi Gorontalo. Tak terkecuali di Desa Tamaila Utara, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo. 

Parahnya lagi, banjir yang terjadi pada Jumat (24/09/2021) ikut menerjang Posko KKN UNG di desa tersebut. Walhasil, para mahasiswa meradang karena barang-barang miliknya hanyut dan tak bisa diselamatkan. 

Informasi yang berhasil dihimpun, banjir tersebut diakibatkan oleh hujan yang terus mengguyur desa tersebut dari sore hingga malam hari sehingga menyebabkan debit air di sungai meluap. Selanjutnya, menerjang pemukiman warga sekitar termasuk Posko KKN mahasiswa UNG.

Menurut salah seorang mahasiswa KKN UNG di Posko Tamaila Utara, Nurhilmi Hasan, banjir terjadi saat mereka sedang tak ada di Posko. Para mahasiswa tersebut tengah melaksanakan program kerja inti yakni penomoran rumah warga sehingga tidak sempat menyelamatkan semua barang-barang mereka.

“Kami menjalankan program dari setelah Ba’da Jumat. Kemudian selesai sekitar pukul 16.00 Wita. Hanya berselang beberapa menit, tiba-tiba air sungai langsung meluap dan membuat kami panik. Barang yang sudah diatur sebelumnya tidak sempat kami pindahkan ke posisi yang lebih tinggi dan hanyut,” kata Nurhilmi Hasan.

Air yang terus naik hingga setinggi satu meter serta arus yang sangat deras, mengakibatkan sebagian barang-barang mahasiswa KKN di Posko tidak bisa diselamatkan sehingga terbawa arus. 

“Kami 15 orang tidak tinggal dalam satu Posko. Tapi kami tinggal di rumah-rumah warga masing-masing 2 orang. Waktu tahu air naik di jembatan kami langsung siap-siap, tapi karena air cepat sekali naik kami hanya mengambil barang-barang yang penting saja,” cerita Nurhilmi Hasan.

Saat ini mahasiswa KKN Desa Tamalia Utara bersama warga sudah mengungsi ke tempat yang tinggi yakni di Puskesmas Pembantu desa tersebut. Hingga berita ini diturunkan, hujan masih mengguyur wilayah tersebut. (***)

 

Penulis: Rita Setiawati

(Visited 236 times, 1 visits today)

Komentar