Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Prabowo dan Gerindra Setuju Ibukota Pindah, Ini Alasannya

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Selasa, 27 Agustus 2019 | 15:00 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id – Putusan Pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk memindahkan Ibukota Negara ke Kalimantan Timur disambut baik oleh Partai Gerindra. Namun, Gerindra memberikan sejumlah catatan terkait rencana pemindahan ibukota ini.

Seperti yang diungkapkan Juru Bicara Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum Gerindra, Dahnil Anzar Simanjuntak melalui rmol.id, pada dasarnya Prabowo Subianto dan Gerindra setuju soal pemindahan ibukota

Bahkan Prabowo sendiri telah menyampaikan kepada seluruh anggota fraksi Gerindra bahwa soal pemindahan ibukota sudah menjadi rencana jangka panjang yang menjadi usulan Gerindra sejak 2014 lalu.

BACA  Habib Rizieq Langsung Bayar Lunas Sanksi Denda Rp 50 Juta

“Pada prinsipnya beliau (Prabowo) dan Gerindra setuju, namun dengan beberapa catatan,” ungkap Dahnil melalui akun Twitter pribadinya, Senin (26/08/2019).

Catatan pertama, pemindahan ibukota harus didasari dengan kajian yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Tidak grasa-grusu, dan menjadi program jangka panjang yang dipersiapkan dengan matang,” ucap Dahnil.

Selanjutnya pemindahan ibukota juga harus didasari dengan pandangan Opportunity Cost (biaya kesempatan) selain Financial Cost (biaya keuangan) yang pondasi dasarnya tentu adalah prioritas.

BACA  Kasus Kebakaran Gedung Kejagung, Bareskrim Tetapkan Tersangka Baru

“Jangan sampai rencana tersebut mengabaikan masalah paling dasar lain,” imbuhnya.

Masalah paling dasar lainnya, lanjut Dahnil, adalah kapasitas negara menyelesaikan kemiskinan, pengangguran, dan kedaulatan ekonomi. Seperti kedaulatan pangan, kedaulatan energi, juga pertahanan dan keamanan.

“Karena semua masalah di atas adalah masalah primer kita sebagai bangsa dan negara,” terangnya.

Lanjut Dahnil, pemindahan ibukota selain harus memperhatikan kesenjangan ekonomi, juga harus mencermati dampak sosial, budaya, dan politik bagi persatuan dan kesatuan NKRI.

BACA  Peserta Tak lolos Passing Grade, 11.580 Formasi CPNS Tidak Terisi

“Sebab pemindahan ibukota tidak sekadar masalah ekonomi. Namun ada masalah Antropologis dan Geopolitik, pertahanan, keamanan, juga masalah lingkungan hidup,” tegasnya

Dengan demikian, Dahnil menegaskan bahwa pada dasarnya Prabowo dan Gerindra mendukung segala upaya yang dilakukan Jokowi.

Senin (26/8), Presiden Joko Widodo telah resmi memilih Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur sebagai lokasi spesifik ibukota baru. Jokowi mengatakan biaya untuk memindahkan ibukota mencapai Rp 466 triliun. (RMOL)


Komentar