Kamis, 6 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Presiden Jokowi Beri Pengarahan ke Jajaran Forkopimda di Gorontalo 

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 29 April 2021 | 02:05 WITA Tag: ,
  Wagub Gorontalo H. Idris Rahim bersama unsur Forkopimda mengikuti pengarahan oleh Presiden Jokowi yang berlangsung secara virtual di ruangan Huyula Gubernuran Gorontalo, Rabu (28/04/2021). (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Berlangsung secara virtual dan digelar di ruangan Huyula Gubernuran, Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo, mengikuti pengarahan Presiden Joko Widodo bersama dengan seluruh kepala daerah dan Forkopimda di Indonesia, Rabu (28/04/2021).

 Hadir bersama Wagub Idris Rahim pada kegiatan itu Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Akhmad Wiyagus, Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo Risal Nurul Fitri, serta Kabinda Gorontalo Suryono.

“Secara umum ada tiga hal penekanan Presiden Jokowi yang harus menjadi perhatian kepala daerah dan Forkopimda dalam menyambut lebaran Idulfitri 1442 Hijriah,” ungkap Wagub Idris Rahim saat diwawancarai usai kegiatan itu.

Idris mengungkapkan, Presiden Jokowi meminta seluruh kepala daerah untuk memperhatikan penanganan COVID-19 dengan meningkatkan disiplin masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, khususnya dalam menyambut libur Idul Fitri 1442 H. Berdasarkan data perkembangan COVID-19 di Indonesia, pada libur Idul Fitri tahun 2020 terjadi kenaikan penularan virus Corona hingga 93 persen.

“Bapak Presiden khawatir kejadian di India akan terjadi di Indonesia. Sehingga itu untuk menghadapi lebaran Idulfitri penerapan protokol kesehatan harus lebih diperhatikan, termasuk pelarangan mudik mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021 harus diimplementasikan di daerah,” kata Idris.

Arahan Presiden Jokowi selanjutnya yakni terkait dengan pemulihan ekonomi nasional. Dalam hal ini kata Idris, Presiden menginstruksikan seluruh pemerintah daerah untuk segera membelanjakan dana APBD untuk mendorong gerak pertumbuhan ekonomi. Sehubungan dengan pemulihan ekonomi tersebut, dalam arahan berikutnya Presiden meminta pemerintah daerah untuk terus mendorong tumbuhnya investasi di daerah.

“Anggaran pemerintah baik APBD dan APBN tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga itu diharapkan pemerintah daerah dapat memberikan pelayanan prima kepada investor,” pungkas Idris.(zul/adv/hargo)

BACA  Bahas Pajak Rokok Daerah, Idris Rahim Hadiri Dialog Publik dengan Kemenkes

Komentar