Kamis, 2 April 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Presiden Jokowi Putuskan Ujian Nasional 2020 Ditiadakan

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Edukasi Headline Kabar Nusantara , pada Selasa, 24 Maret 2020 Tag: , , ,
  Presiden Jokowi memutuskan Ujian Nasional (UN) 2020 ditiadakan sebagai respons penanganan wabah virus Korona (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan meniadakan Ujian Nasional (UN) untuk tahun 2020. Sebelumnya sudah ada kesepakatan bahwa UN mulai dihapus pada 2021. Keputusan ini sebagai bagian dari sistem respons wabah virus Korona jenis baru atau COVID-19 yang salah satunya adalah mengutamakan keselamatan dan kesehatan rakyat.

Seperti yang dilansir jawapos.com, “Disampaikan bahwa sistem respons COVID-19 harus menyelamatkan kesehatan rakyat, daya tahan sosial, dan dunia usaha,” kata Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman dalam keterangannya, Selasa (24/3).

BACA  Gubernur Kawal Penyemprotan Disinfektan di Jalan Protokol

Fadjroel juga menyampaikan, peniadaan UN pada 2020 menjadi penerapan kebijakan pembatasan sosial atau social distancing untuk memotong rantai penyebaran virus Korona. Hal ini telah disampaikan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas mengenai pembahasan Ujian Nasional melalui video conference.

BACA  24 Orang Penumpang dan ABK Kapal Tol Laut Jalani Pemeriksaan Kesehatan

“Ujian Nasional ditiadakan untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau setingkat Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau setingkat Madrasah Tsnawiyah (MTs), dan Sekolah Dasar (SD) atau setingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI),” beber Fadjroel.

BACA  Dewan Masjid Dukung Surat Edaran MUI Gorontalo

Oleh karena itu, Fadjroel mengharapkan, kebijakan peniadaan UN perlu diikuti partisipasi aktif warga dalam menerapkan perilaku social distancing.

“Pemerintah mengharapkan masyarakat kerja dari rumah, belajar dari rumah, dan ibadah di rumah,” tegas Fadjroel.(jawapos/hg).

)Artikel ini juga telah diterbitkan di jawapos.com dengan judul yang sama, pada edisi 24 Maret 2020