Rabu, 23 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pria Asal Manado Tertangkap Bawa Pil Koplo

Oleh Fajriansyach , dalam Metropolis , pada Selasa, 5 Juni 2018 | 13:15 WITA Tag: ,
  


GORONTALO, Hargo.co.id – Seorang remaja asal Manado berinsial YL alias Yul (18), diamankan polisi saat terjaring operasi di wilayah perbatasan Gorontalo-Sulawesi Tengah (Sulteng), Kecamatan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato, lantaran kedapatan membawa puluhan butir pil koplo.

Sebelumnya, sesuai perintah dari Kapolda Gorontalo bahwa wilayah perbatasan akan semakin diperketat penjagaannya. Kemudian pada Ahad (3/6) sekitar pukul 21.00 Wita, melintas mobil bus Harvest dengan nomor Polisi DN 7523 AU dari arah Sulteng menuju Gorontalo.

Pada saat itu, anggota kepolisian yang sedang melaksanakan operasi Kontijensi Aman Nusaa III terpadu yang terdiri dari anggota Brimob dan Sahbara Polda Gorontalo serta Polsek Popayato Barat sedang melakukan pemeriksaan di wilayah perbatasan, tepatnya di depan Mako Polsek Popayato Barat.

BACA  Mubes dan Reuni IKA SMA 3 Gorontalo Dibubarkan

Pada saat dilakukan pemeriksaan terhadap penumpang, didapati salah seorang pemuda bernama YL alias Yul (18) yang tercatat sebagai warga Kelurahan Bahu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), tidak membawa identitas.

Merasa curiga, polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Dari dompetnya, didapatkan delapan plasatik obat yang masing kosong. Temuan itu pun membuat anggota makin curiga dan diperiksalah seluruh bawaan Yoel.

BACA  Diduga Jemput Narkoba, Dua Warga Ditangkap Polisi

Alhasil, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, didapatilah 65 butir pil koplo yang disimpan di kantong celana pakaian kotor miliknya. Yul pun diturunkan dari bus untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Popayato Barat, Ipda Irwadin ketika diwawancarai mengatakan, dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan membawa pil koplo tersebut karena dipesan oleh temannya yang ada di Manado, Sulut. Setiap 10 butir tersebut, dirinya akan mendapatkan imbalan berupaya Rp 5.000. “Pil ini dibeli dari saudaranya yang ada di Parimo (Kabupaten Parigi Moutong), Sulteng dengan harga total Rp 180 Ribu,” jelas Irwadin.

BACA  Jual Trihexyphenidyl, Seorang Pria di Bone Bolango Diringkus Polisi

Saat ini, pihaknya pun sudah menyerahkan persoalan ini kepada Satuan Narkoba Polres Pohuwato untuk diproses lebih lanjut. “Kami pun sudah mendapatkan atensi dari pak Kapolda dan Kapolres Pohuwato untuk lebih intens lagi dalam menjaga wilayah perbatasan. Oleh karena itu, operasi akan terus kami lakukan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.(kif-gp/hg)


Komentar