Rabu, 25 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pria di Boalemo Diduga Perkosa Anak Tiri, Keluarga Lapor Polisi

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Rabu, 11 Mei 2022 | 17:35 Tag: ,
  Ilustrasi. (Net)

Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang anak gadis remaja berusia 14 tahun di Boalemo, bernama samaran Mawar, diduga menjadi korban pencabulan oleh ayah tirinya. Informasi dihimpun Hargo.co.id, korban masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Peristiwa bejat ini pun, diungkap oleh tante Mawar sendiri, MN. Awalnya, MN merasa heran, ada apa dengan Mawar yang sudah tak mau lagi balik ke rumah orang tuanya. Usut punya usut, ternyata masih trauma dengan tindakan asusila yang dialaminya.

Mawar sendiri mengungkapkan, sudah berulang kali ayah tirinya melakukan perbuatan terlarang tersebut. Untuk memuluskan aksi bejatnya, sang ayah tiri kerap mengiming-imingi Mawar, akan diberikan sejumlah uang untuk beli pulsa data, asal mau menuruti nafsu setannya.

“Pernah saya dipanggil masuk ke kamar, setelah itu dipegang payudara saya, lalu dipaksa untuk buka celana,” cerita korban kepada awak media yang mewawancarainya.

Lebih lanjut kata anak gadis malang tersebut, pernah pula meski pintu kamar terkunci, ayah tirinya tetap memaksa masuk dengan cara membobol pintu kamar menggunakan sebuah sendok makan. Tak tanggung-tanggung, Mawar pun diminta untuk menuruti lagi birahi sang ayah tiri.

“Banyak kali ini terjadi, pernah waktu akan dikeluarkan celana saya saat itu, saya teriak dan bilang jangan.. jangan.. Tapi tetap saja dipaksa. Ayah tiri bilang, cuma pelan-pelan,” ungkapnya dengan sedikit ketakutan.

Dikatakan Mawar, terakhir kali dirinya mendapatkan perilaku tak terpuji dari sang ayah tirinya, pada Ahad 08/05/2022 malam. Saat itu, ia sedang tiduran di bangku ruang tengah rumah, bersama saudaranya. Tiba-tiba saja, ayah tiri memegang pahanya.

“Pernah waktu siang-siang pada saat itu juga, waktu saya sedang tidur di kamar, langsung dibuka pintu kamar, kemudian payudara saya diremas. Saya takut pak,” tambah Mawar lagi, yang mengaku kerap mendapatkan ancaman dari sang ayah tiri, apabila berani membocorkan perbuatan laknat tersebut.

Dari keterangan pihak keluarga Mawar, perkara ini sudah dilaporkan kepada pihak Polres Boalemo, untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya. Pihak keluarga Mawar berharap, Polres Boalemo dapat segera menangkap pelaku.

“Benar, ada laporan tersebut, kami sudah melakukan langkah untuk melengkapi bukti. Saya juga sudah komunikasi langsung dengan orang tua korban, menjelaskan bagaimana proses penanganan perkara ini,” kata Kapolres Boalemo, AKBP Dadang Wijaya S.I.K.,MM, melalui Kasat Reskrim IPTU Saiful Kamal S.T.K.,S.I.K, membenarkan, ketika dikonfirmasi Hargo.co.id, pada Rabu, (11/05/2022.

“Saya berharap, masyarakat agar tetap tenang, proses akan terus berjalan,” pungkas Kasat Reskrim Polres Boalemo yang memastikan, jika dugaan perkara tersebut akan ditangani secara profesional. (*)

Penulis: Abdul Majid Rahman

(Visited 688 times, 1 visits today)

Komentar