Minggu, 17 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pria Paro Baya Hanyut di Sungai Bulango

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Jumat, 17 Maret 2017 | 14:44 WITA Tag: , ,
  


GORONTALO – Hargo.co.id Seorang warga Siendeng, Kota Selatan, bernama Tedy Sukma Wijaya (58), belum juga ditemukan sejak dinyatakan hilang terseret arus sungai Bulango, kemarin, Kamis (16/3) sekitar pukul 03.00 Wita.

Tedy diketahui sudah mabuk berat saat mandi atau mendinginkan badan di sungai Bulango. Rupanya itu sudah menjadi kebiasaannya.Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, sekitar pukul 00.00 Wita, Tedy menggelar pesta minuman keras (miras) di lokasi yang tak jauh dari rumahnya.

Pria bertato dengan tubuh tinggi besar ini melakukan kebiasanya, yaitu setelah kepanasan usai meneguk miras, Tedy kemudian menceburkan dirinya ke sungai Bulango, tepat di depan rumahnya.

BACA  Tim Pandawa Polres Gorontalo Bekuk Pelaku Judi Togel Online

Nah kemarin, saat dia menceburkan dirinya, rekan-rekannya hanya membiarkannya karena sudah kebiasaanya. Namun, sekitar 10 menit kemudian, Tedy tak juga muncul. Salah satu rekannya, Roni, pun ingin mengecek Tedy.

Tibanya di tepi sungai, Roni hanya melihat Tedy melambaikan tangan, tanda minta tolong. Karena volume air cukup besar dan arus kencang, Roni tak mau ambil resiko.

BACA  Waspada, Terjadi Begal Payudara di Kabupaten Gorontalo

Roni pun langsung menuju ke rumah Tedy dan memberitahukan bahwa pria yang menikah dua kali itu sudah tenggelam terseret arus sungai. Tak lama, aparat kelurahan, kepolisian, TNI dan Basarnas pun tika di lokasi setelah dihubungi pihak keluarga.

Dan hingga berita ini dilansir, pukul 23.00 Wita, Tedy belum juga ditemukan.”Ada teman korban yang sempat melihatnya melambaikan tangan. Itu (mandi di sungai,red) rupanya sudah menjadi kebiasaannya usai minum,” ungkap Thofan Bempah, salah seorang aparat kelurahan yang ditemui di lokasi, kemarin.

BACA  Pengunjung Membludak, Pantai Minanga 'Disegel' Petugas

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Yan Budi Jaya, melalui Kasubag Humas, AKP Asna Dehi, membenarkan kejadian tersebut, “Dari hasil keterangan masyarakat setempat bahwa korban memang sudah minum baru menceburkan diri ke sungai,” ujarnya.

Ditambahkannya, Basarnas, TNI dan Polisi sudah stand by di tempat dalam melakukan pencarian, “Semua jajaran sementara melakukan pencarian terhadap korban namun sampai dengan detik ini (kemarin,red) belum ditemukan,” akhrinya.(tr-49/hg)


Komentar