Sabtu, 11 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Prioritaskan Kesehatan, Fadel Dukung Kemendikbud Tetap Menutup Sekolah

Oleh Berita Hargo , dalam Edukasi Headline Senayan , pada Kamis, 11 Juni 2020 | 09:05 WITA Tag: ,
  Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad mengapresiasi upaya pemerintah menunda kebijakan new normal di sekolah. (Foto Istimewa/dok MPR RI)


Hargo.co.id, JAKARTA –  Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad mengapresiasi upaya pemerintah menunda kebijakan new normal di sekolah. Pasalnya, yang menjadi prioritas utama adalah kesehatan anak-anak Indonesia yang harus tetap dijaga. Jangan sampai anak-anak terinfeksi virus Covid-19.

“Kami sudah menyarankan Kementerian Pendidikan untuk menunda anak masuk sekolah seperti biasanya. Kesehatan mereka harus dijaga karena mereka adalah masa depan bangsa,” kata Fadel Muhammad kepada wartawan, Rabu (10/06/2020) seperti yang dilansir jawapos.com.

Seperti diketahui, di masa transisi ini ada sejumlah pelonggaran aktivitas. Pelonggaran untuk 11 bidang kegiatan yang sebelumnya bisa beroperasi selama masa PSBB bakal ditambah dengan kegiatan lainnya. Seperti pembukaan tempat ibadah, tempat usaha dan tempat kerja. Namun belum ada ketentuan tentang pelonggaran aktivitas di lembaga pendidikan.

BACA  APD Pilkada Dibiayai APBD, Beban Pemda Kian Berat

Dalam kesempatan itu, mantan Gubernur Gorontalo dua periode itu juga mengimbau agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas. Dengan begitu, perekonomian bisa berjalan tanpa mengganggu kesehatan.

BACA  Biluhu Timur, Primadona di Pesisir Teluk Tomini  

Tak hanya itu, Fadel juga meminta kepada pemerintah untuk mengontrol masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan sosial distancing. Untuk mengontrol protokol kesehatan diperlukan perangkat hukum dan ketegasan dari aparat pemerintah.

“Harapannya dengan mematuhi protokol kesehatan, roda ekonomi bisa berjalan, tanpa mengabaikan kesehatan,” katanya.

Menurut Fadel Muhammad, dengan dibukanya berbagai aktivitas tempat umum, maka sektor perdagangan diperkirakan dapat kembali pulih. Pada masa lebaran lalu sektor perdagangan tidak mendapatkan momentum lebaran seperti di tahun-tahun sebelumnya.

BACA  TNI-AD Turun Bantu Warga Evakuasi Material Banjir

“Pada kuartal pertama 2020, sektor perdaganan sudah mengalami perlambatan. Nah, di masa transisi PSBB ini, dengan dibukanya aktivitas perbelanjaan pada pertengahan Juni mendatang, maka sektor ini berpotensi menjadi salah satu sektor yang bertumbuh pada kuartal III 2020. Meskipun, pertumbuhannya masih akan terbatas,” pungkasnya. (jp/hg)

*) Artikel ini telah diterbitkan oleh jawapos.com dengan judul, ‘Fadel Muhammad Dukung Kemendikbud Tetap Menutup Sekolah’, pada edisi Rabu, 10 Juni 2020.


Komentar