Rabu, 20 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Prodia : Gangguan Buang Air Kecil? Hati-hati Gejala Kanker Prostat

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial LifeStyle , pada Sabtu, 7 April 2018 | 12:16 WITA Tag: , , , , ,
  


Gejala tersebut merupakan salah satu gejala kanker prostat stadium lanjut. Namun, kanker prostat bisa tidak bergejala saat stadium awal. Lakukan pemeriksaan PSA dan DRE untuk mendeteksi kanker prostat sejak dini. Sehingga akan memudahkan dalam hal penanganan medis dan memperkecil terjadinya risiko yang lebih fatal.

Kanker Prostat
Waspadai Kanker Prostat yang kerap menyerang di Usia Emas

Usia di atas 50 adalah masa menikmati hidup bagi seorang pria, karena pada usia ini karir, keuangan dan keluarga umumnya sudah stabil. Jangan biarkan Kanker Prostat mengganggu usia emas Anda. Kenali lebih dekat, perhitungkan risiko Anda dan lakukan skrining berkala.

Kanker prostat adalah penyakit kanker yang menyerang kelenjar prostat, di mana sel-sel kelenjar prostat tumbuh secara abnormal dan tidak terkendali sehingga mendesak dan merusak jaringan sekitarnya bahkan dapat mengakibatkan kematian.

Prostat adalah kelenjar seks pada pria yang terletak di depan rektum dan di bawah kandung kemih. Kelenjar prostat memiliki fungsi untuk membuat cairan semen yang dapat melindungi dan memberikan nutrisi bagi sel-sel sperma yang ada di dalamnya.

Saat ini kanker prostat menjadi penyebab kematian akibat kanker terbanyak ketiga pada pria di Asia dan no. 1 penyebab kematian akibat kanker pada pria di atas usia 74 tahun.

Data dari jumlah rumah sakit besar di Jakarta menunjukkan kenaikan jumlah penderita hampir 3x lipat dalam 10 tahun terakhir.

BACA  Azan Piola: Vaksinasi adalah Solusi Pencegahan Covid-19
Faktor Risiko Kanker Prostat

Penyebab kanker prostat belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa hal yang menjadi faktor risiko pria terkena kanker prostat yaitu:

Usia Lanjut

Kemungkinan memiliki kanker prostat meningkat dengan cepat setelah usia 50 tahun. Hampir 2 dari 3 kejadian kanker prostat ditemukan pada pria dengan usia > 65 tahun.

Riwayat Keluarga

Pria yang memiliki riwayat kanker prostat dalam keluarga memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker prostat. Memiliki saudara kandung atau ayah yang terkena kanker prostat meningkatkan risiko lebih dari 2x lipat menurut American Cancer Society. Risiko lebih besar lagi jika ada lebih dari satu anggota keluarga yang terkena kanker prostat.

Diet

Penelitian ini menunjukkan bahwa diet tinggi lemak menjadi faktor risiko kanker prostat, karena kanker ini lebih banyak ditemui di negara dengan konsumsi daging dan produk susu yang tinggi dibandingkan dengan negara yang banyak mengkonsumsi nasi dan sayuran. Faktor risiko lainnya adalah genetik, obesitas, merokok, inflamasi prostat dan infeksi yang ditularkan secara seksual.

Gejala Kanker Prostat

Kanker prostat stadium awal biasanya tidak menunjukkan gejala. Namun, pada stadium lanjut dapat muncul gejala berupa:

  • Sering berkemih, terutama pada malam hari
  • Sulit berkemih
  • Nyeri saat berkemih
  • Darah pada urin (hematuria)
  • Gangguan ereksi (impoten)
  • Nyeri pada pinggul, punggung, tulang belakang, tulang dada, atau area lain (terkadang kanker yang telah menyebar ke tulang belakang akan menekan saraf tulang belakang)
BACA  Guna Minimalisir Bencana, BPBD: Perlu Koordinasi Lintas Instansi

Jika Anda merasakan satu atau lebih dari gejala di atas, Anda belum tentu terkena Kanker Prostat. Namun Anda perlu memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan gangguan apa yang sebenarnya terjadi.

Gejala yang mirip dengan di atas dapat juga muncul pada kondisi lain seperti Benign Prostatic Hyperplasia (BPH), peradangan prostat, atau infeksi saluran kemih. Konsultasi dengan dokter untuk memastikan diagnosisnya.

Diagnosis Kanker Prostat

Sebelum mendiagnosis seseorang terkena kanker prostat, dokter akan melakukan serangkaian tahapan:
1. Pemeriksaan adanya tanda dan gejala kanker prostat
2. Wawancara riwayat keluarga dan pemeriksaan fisik (terutama Digital Rectal Examination (DRE), yakni perabaan prostat melalui dubur yang dilakukan oleh dokter).
3. Pemeriksaan PSA (prostate-spesific antigen)
4. Biopsi prostat (suatu prosedur pengambilan sampel jaringan prostat untuk kemudian dilihat di bawah mikroskop untuk melihat ada tidaknya sel kanker).

Perlunya Melakukan Deteksi Dini

Deteksi dini dilakukan untuk mendeteksi adanya kanker sedini mungkin sehingga memudahkan dalam hal penanganan medisnya. Dengan penanganan pada stadium awal, harapan hidup penderita kanker prostat bisa mencapai 70%.

Bagaimana Cara Melakukan Deteksi Dini Kanker Prostat?

Deteksi dini kanker prostat dapat dilakukan dengan:
• Pemeriksaan PSA dalam darah
• Pemeriksaan DRE

BACA  ‘NKRI Peduli’ Masih Berlanjut, Bukti Tak Terkait dengan Pilkada  

Apabila salah satu dari tes tersebut menunjukkan hasil abnormal, maka diperlukan pemeriksaan lanjutan yaitu biopsi (pengambilan sampel jaringan prostat) untuk menegakkan diagnosis kanker prostat.

Pemeriksaan PSA

PSA adalah zat yang dihasilkan oleh sel-sel yang ada di dalam kelenjar prostat. PSA kebanyakan dilepaskan ke dalam cairan semen, tetapi sebagian kecil dilepaskan juga ke dalam darah.
• Sampel pemeriksaan: darah dari vena tangan
• Makna hasil pemeriksaan PSA:
Nilai total PSA Makna
≤ 4,0 ng/mL memiliki risiko rendah terkena kanker prostat
>4-10 ng/mL kemungkinan 25% untuk terkena kanker prostat
>10 ng/mL kemungkinan 67% untuk terkena kanker prostat

Apabila nilai PSA antara 2,6-10 ng/mL, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan Rasio Free PSA/ PSA Total untuk membantu membedakan kondisi kanker prostat dengan BPH (Benign Prostatic Hyperplasia – kondisi pembesaran prostat)

Segera lakukan skrining secara rutin untuk deteksi dini kanker Prostat. Semakin dini terdeteksi, semakin tinggi pula peluang sembuhnya. Manfaatkan keringanan biaya 20% setiap pemeriksaan PSA (deteksi kemungkinan kanker Prostat) selama bulan April 2018 di Laboratorium Klinik Prodia.

Informasi kesehatan ini dipersembahkan oleh Laboratorium Klinik Prodia Cabang Gorontalo. Untuk Informasi lebih lengkap hubungi Telp 0435-826246 HP 085394781515 atau kunjungi www.prodia.co.id


Komentar