Senin, 25 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Prodia : Puasa Bagi Ibu Hamil

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial , pada Minggu, 3 Juni 2018 | 07:09 WITA Tag: , ,
  


HAMIL dan puasa adalah pertanyaan yang sering diutarakan saat menjalani puasa ibadah puasa di bulan Ramadan ini.

Pertanyaan ini wajar rasanya karena kekhawatiran yang beralasan , yaitu untuk kesehatan ibu dan si kecil yang masih membutuhkan asupan nutrisi satu-satunya, yakni dari plasenta ibu.

Ada beberapa pertimbangan mengenai dianjurkan atau tidaknya seorang wanita yang sedang hamil berpuasa di bulan Ramadan yaitu yang perlu kita ketahui apakah manfaat puasa Ramadan untuk kesehatan badan?

Kajian-kajian ilmiah telah membuktikan bahwa puasa selama bulan Ramadan tidak menyebabkan malnutrisi atau gangguan asupan kalori karena tidak ada pembatasan jumlah dan jenis-jenis makanan yang diperlukan pada saat sahur maupun berbuka puasa.

Sebaiknya dengan pertimbangan segala kondisi, wanita hamil pada trimester (tiga bulan) pertama boleh tidak menjalankan ibadah puasa karena pada trimester pertama terjadi organogenesis (pembentukan bagian-bagian organ janin termasuk otak) dan biasanya pada trimester pertama sering terjadi gangguan mual dan muntah sehingga asupan cairan dan kalori bisa terganggu.

BACA  Terhimpit Pandemi, Pemda Kabgor Permudah Izin Usaha

Bila usia kehamilan mencapai trimester kedua dan ketiga seorang wanita hamil dapat berpuasa dengan catatan bahwa kesehatan dirinya dan bayinya dalam kondisi yang baik dan puasa dilakukan sebaiknya setelah berkonsultasi dengan dokter atau dokter ahli kebidanan dan kandungan yang menangani dan melakukan pengawasan.

Pengaturan makanan pada saat berpuasa bagi ibu hami sangat diperlukan untuk menunjang kebutuhan nutrisi yang optimal bagi seorang ibu dan bayinya. beberapa asupan gizi yang penting untuk diperhatikan adalah:

BACA  Ini Kata Warga Miranti Tentang Kualitas Bantuan Pemprov Gorontalo
  1. Zat besi. Vitamin C akan meningkatkan absorpsi zat besi dari sumber-sumber makanan yang mengandung zat besi seperti; hati, daging sapi, daging ayam, kacang-kacangan, dan bayam.
  2. Asam folat. Penting untuk pertumbuhan janin, sumbernya dari sayur-sayuran yang berwarna hijau, hati, limpa, telur, dan daging.
  3. Kalsium. Sumber kalsium yang penting didapatkan dari produk susu, ikan, tahu, brokoli, kacang-kacangan, dsb.
  4. Ibu hamil juga harus memerhatikan konsumsi air, seorang wanita hamil harus minum sekurang-kurangnya 2 liter setiap harinya untuk menghindari timbulnya masalah yang tidak diinginkan.
  5. Beberapa hal yang dianjurkan untuk diperhatikan selama berpuasa adalah menghindari konsumsi lemak, gula, garam, dan kafein yang berlebihan, sedapat mungkin mengonsumsi makanan yang masih segar tanpa bahan pengawet. Makanlah makanan yang rendah lemak dan kurangi makanan yang diproses dengan cara digoreng.
  6. Sedapat mungkin makan buah-buahan dan sayur-sayuran yang cukup.
  7. Seorang wanita hamil tanpa komplikasi kehamilan maupun komplikasi medis perlu pula menjalankan olah raga, tentunya dengan melakukan konsultasi sebelumya. Tujuan berolah raga adalah untuk mempertahankan tingkat kesehatan tubuh dan menambah stamina fisik dalam menghadapi persalinan.
BACA  Gubernur Resmikan Jembatan Molintogupo

Berpuasa ternyata tidak hanya sekedar untuk menjalankan ibadah saja tetapi telah terbukti bermanfaat bagi kesehatan. Selamat menjalankan ibadah puasa dan semoga Anda semakin sehat.

Informasi kesehatan ini dipersembahkan oleh Laboratorium Klinik Prodia Cabang Gorontalo. Untuk Informasi lebih lengkap hubungi Telp 0435-826246 HP 085394781515 atau kunjungi www.prodia.co.id.


Komentar