Senin, 25 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Prodia : Puasa Bagi Penderita Sakit Diabetes

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial , pada Rabu, 30 Mei 2018 | 07:09 WITA Tag: , ,
  


BERPUASA secara benar, ternyata berbagai jenis penyakit dapat dikendalikan Misalnya diabetes melitus, tekanan darah tinggi, hiperkolesterol hingga kegemukan.

Penderita diabetes yang sudah berusia lanjut (diatas 60 tahun) dan atau dengan komplikasi penyakit jantung dan hipertensi juga tidak disarankan untuk berpuasa, namun tidak mutlak dan melihat fakta kondisi fisik dan kesehatannya.

Sedangkan bagi diabetisi pengguna obat oral, perlu dilakukan penyesuaian dosis dan waktu minum obat dengan waktu berpuasa. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan bagi para penderita diabetes yang akan berpuasa :

  1. Tidak boleh melewatkan makan saat berbuka dan sahur dengan alasan apapun. Pola makan saat puasa adalah sama dengan pada saat tidak berpuasa. Makan berlebihan saat berbuka dan melewatkan atau hanya makan sahur sekedarnya berbahaya bagi diabetisi karena bisa menyebabkan peningkatan dan penurunan gula darah secara drastis.
  2. Saat berbuka, konsumsilah karbohidrat kompleks seperti nasi merah dengan banyak serat dari sayuran atau buah kurma (bukan manisan kurma). Jangan mengonsumsi karbohidrat sederhana seperti sirup atau kolak manis untuk mencegah lonjakan gula darah.
  3. Saat sahur, tidak disarankan makan sekadarnya seperti hanya mi instan atau sepiring nasi goreng karena bisa berakibat tidak dapat mempertahankan gula darah saat berpuasa. Namun juga tidak disarankan makan sahur berlebihan karena bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang akan membuat Anda merasa lemas seharian.
  4. Pengaturan obat penurun gula atau insulin. Untuk pengguna obat oral, dosis disesuaikan dengan perubahan pola makan saat puasa. Untuk obat dosis sekali sehari, minumlah saat berbuka dengan dosis yang sama. Untuk obat dosis 2 kali sehari, dosis pertama diminum saat berbuka, lalu setengah dari dosis kedua saat sahur. Untuk obat dosis 3 kali sehari, turunkanlah menjadi 2 kali sehari saat berbuka dan sahur. Bagi pengguna suntikan insulin sekali sehari, suntikkan saat berbuka.Untuk dosis suntikan 2 kali sehari, dosis awal diberikan penuh saat berbuka dan setengah dari dosis kedua saat sahur, atau sesuai petunjuk dokter Anda.
BACA  Laksanakan 'Tantangan' Plt. Bupati, Seminggu PAD Dinas Pariwisata Capai Rp 20 Juta

Berpuasa ternyata tidak hanya sekedar untuk menjalankan ibadah saja tetapi telah terbukti bermanfaat bagi kesehatan. Selamat menjalankan ibadah puasa dan semoga Anda semakin sehat.

BACA  Gubernur Resmikan Jembatan Molintogupo

Informasi kesehatan ini dipersembahkan oleh Laboratorium Klinik Prodia Cabang Gorontalo. Untuk Informasi lebih lengkap hubungi Telp 0435-826246 HP 085394781515 atau kunjungi www.prodia.co.id.


Komentar