Minggu, 16 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Program Jangan Sampai Gagal, Djafar: Nanti Dianggap PHP

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Post , pada Jumat, 23 April 2021 | 16:05 WITA Tag: ,
  Ketua DPRD Gorontalo Utara, Djafar Ismail


Hargo.co.id, GORONTALO – Ketua DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Djafar Ismail menegaskan bahwa setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dapat memaksimalkan pelaksanaan program yang telah direncanakan. 

“DPRD menginginkan dan juga mengharapkan agar realisasi terhadap pelaksanaan program sesegera mungkin untuk dapat dilaksanakan. Jangan sampai gagal, nanti dianggap PHP,” tegasnya.

Terhadap kebijakan refocusing dan lainnya, kata Djafar Ismail, itu harus segera disesuaikan oleh setiap OPD dengan melakukan mekanisme pergeseran ataupun perubahan anggaran dan sebagainya. 

“Dan untuk program yang telah siap dan tidak terkena dampak refocusing itu harus segera dilaksanakan, jangan sampai program yang telah ditetapkan atau ada program yang merupakan hasil aspirasi dari masyarakat akan terbengkalai,” kata Djafar Ismail.

Karena belajar dari pengalaman yang sudah-sudah, kata Djafar Ismail, pelaksanaan terhadap program pembangunan daerah justru dilaksanakan nanti pada penghujung tahun anggaran. 

“Dan ini tentunya yang tidak diinginkan oleh kami yang ada di DPRD,” ujarnya.

Keterlambatan dalam memulai program terutama untuk program fisik di lapangan tersebut justru akan berpotensi pada pelaksanaannya yang berujung pada pelaksanaan yang tidak maksimal bahkan ada yang harus di pending karena dari sisi waktunya tidak mencukupi. 

“Terhadap hal-hal tersebut harus dihindari terjadi lagi pada tahun anggaran 2021 ini dan ini merupakan penyakit yang harus diobati,” tuturnya.

Bagi Djafar Ismail, apa yang telah direncanakan kemudian disepakati dan diputuskan bersama dalam penetapan APBD tahun 2021 tersebut harus benar-benar terealisasi. 

“Jangan sampai image atau opini yang terbangun di masyarakat bahwa daerah hanya memberikan janji namun tidak ada realisasinya atau seperti diistilahkan Pemberi Harapan Palsu (PHP). Ini tidak boleh terjadi lagi,” kunci Djafar Ismail. (abk/adv/hargo)

BACA  Nelayan Diharap Memberi Informasi yang Akurat

Komentar