Kamis, 30 Juni 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Provinsi Gorontalo Dapat Jata 1.250 Ton Minyak Goreng Setiap Bulan

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 12 Maret 2022 | 23:05 Tag: ,
  Suasana jual beli minyak goreng bersubsidi pada gelaran pasar murah di kawasan rumah dinas Gubernur Gorontalo. (Foto: Zulkifli Polimengo /HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengungkapkan bahwa suplai minyak goreng sebanyak 1.250 ton setiap bulan untuk Provinsi Gorontalo telah disetujui oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia. 

Hal itu diungkapkan Rusli Habibie saat membuka gelaran pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo, di kompleks rumah jabatan Gubernur pada Sabtu (12/03/2022). 

“Saya baru pulang dari Jakarta dan Makassar hari ini. Kenapa baru pulang, karena saya masih menunggu kepastian jatah minyak goreng untuk Gorontalo. Pak Menteri sudah setuju 1.250 ton kebutuhan perbulan untuk Gorontalo,” ungkap Rusli Habibie dalam sambutannya usai membuka gelaran pasar murah. 

Lebih lanjut Gubernur Gorontalo dua periode itu juga menyampaikan harapan, kiranya dengan digelarnya pasar murah ini, bisa meringankan beban warga Kota Gorontalo menjelang bulan suci Ramadan. Disamping itu juga untuk memastikan distribusi, stok, dan harga minyak goreng umumnya di Provinsi Gorontalo hingga hari ini masih terkendali. 

“Ini harganya murah, tapi masyarakat juga harus mendengar pemerintah. Sekaran Covid-19 sudah melandai, tetapi harus dua, yakni maksimalkan vaksin dan protokol kesehatan,”harap Rusli Habibie. 

Adapun 8 komoditi yang dijual dengan harga murah di pasar ini diantaranya, beras yang dijual dengan harga Rp5.000/kg, gula pasir Rp10.000/kg, minyak goreng Rp10.000/liter, telur ayam Rp 1.000/butir, serta cabe rawit, bawang merah, bawang putih dan ikan tuna masing – masing dijual dengan harga Rp 10.000/ 0,5 kg. 

Selain menjual komoditi bersubsidi, pada gelaran pasar murah ini panitia juga menghadirkan agen – agen besar untuk menjual produk non subsidi. Diantaranya Bulog menjual beras dengan harga Rp11.000 per kilogram total sebanyak 2 ton, dan minyak goreng yang dibanrol dengan harga Rp13.500/liter yang totalnya ada sebanyak 5 ton. 

Sementara itu dari pihak PT PPI menghadirkan produk gula pasir sebanyak 1,5 ton yang dijual dengan harga Rp13.500/kg dan minyak goreng sebanyak 5 ton dengan harga jual Rp13.500/liter. Selain itu tidak ketinggalan juga produk dari Alfamart dan Indomaret serta Distributor barang lainnya. (***) 

 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 46 times, 1 visits today)

Komentar