Selasa, 20 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pulau Saronde Belum Mampu Isi Pundi-pundi PAD, Ini Permintaan DPRD

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Advertorial Headline Legislatif , pada Jumat, 18 September 2020 | 03:05 WITA Tag: , ,
  Ilustrasi. Pulau Saronde, Gorontalo Utara. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Hingga saat ini, objek wisata Pulau Saronde belum mampu mengisi pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk itu, DPRD Gorontalo Utara meminta agar destinasi wisata itu, baiknya dikelola sendiri oleh pemerintah.

Penegasan ini disampaikan Ketua DPRD Gorontalo Utara, Djafar Ismail, mengingat selama ini kontribusi destinasi wisata itu, belum sesuai harapan. Ini disampaikan saat pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan yang dilakukan oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mendapatkan jadwal pembahasan secara bergiliran, Rabu (16/09/2020).

BACA  Butuh Perawatan, Fasilitas Daerah Jangan Dibiarkan Rusak Percuma

“Selama ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) tidak memiliki agenda besar untuk menarik minat atau menjadi perangsang wisatawan untuk datang berkunjung ke daerah ini. Wajar jika destinasi wisata di Gorontalo Utara tidak dikenal,” kata Djafar Ismail.

BACA  Diduga Plagiat Konten Pemkab Gorontalo, Kominfo Warning Timses Petahana

Masih pada kesempatan yang sama, Djafar Ismail kembali menekankan soal pengelolaan aset daerah seperti Pulau Saronde.

“Jika pengelolaan Pulau Saronde oleh pihak ketiga dan hanya menghasilkan puluhan juta, baiknya pengelolaannya dikembalikan saja ke daerah,” tegasnya.

BACA  DPRD Minta Pending Perekrutan Direktur PUDAM

Pasalnya kata Djafar Ismail, dari pengelolaan aset wisata tersebut, kontribusinya dinilai sangat minim. Sementara aset yang diberikan itu nilainya besar.

“Sehingga antara pemasukan dan pengeluaran tidak relevan dan ini perlu ditinjau kembali. Makanya DPRD rekomendasikan agar kerja sama dengan pihak ketiga ditinjau kembali,” pungkasnya. (abk/adv/hg)


Komentar