Senin, 19 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



PULUHAN JUTA KOSMETIK DISITA DI PASAR BASTIONG

Oleh Aslan , dalam Ekonomi , pada Selasa, 9 Mei 2017 | 09:00 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id TERNATE– Ratusan dus kosmetik ilegal dari berbagai merek disita Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Malut, Kamis (4/5).

Kosmetik yang disita di Pasar Bastiong itu, terdiri dari berbagai jenis baik untuk wajah, rambut dan untuk perawatan tubuh lainnya.

“Nilai sitaan jika dirupiahkan, sekitar Rp10 juta,” kata Plt Kepala BPOM Malut Safri Ahmad, usai kegiatan. Menurutnya, barang yang disita  seperti krim wajah, lip balm, sabun sampo dan lainnya itu, disita karena tidak memiliki izin edar, selain itu meski ada tulisan BPOM namun itu palsu.

BACA  Ketika Pedagang Nasi Kuning Ganti Menu Saat Ramadan

“Ada Tulisan BPOM yang dicantumkan dengan nomor registrasi di kemasan kosmetik,tapi setelah dicek ternyata tidak terdaftar dalam nomor registrasi BPOM,” jelasnya. Karena itu, Safri kembali mengingatkan kepada warga untuk lebih berhati-hati saat membeli kosmetik.

BACA  UMKM Sulit Dapat Modal, OJK: Itu Hanya Persoalan Komunikasi

Sayangnya, BPOM kembali terlihat lemah dalam menghadapi pedagang, sebab ditanya mengenai langkah hukum yang akan diambil BPOM, Safri mengaku hanya memberikan teguran.  ”Kami berikan surat pernyataan untuk tidakmengulang lagi, jika masih dijual barang illegal tersebut maka akan diproses secara hukum,” tegasnya.

BACA  Mudik Dilarang, Menparekraf Beberkan 3 Strategi Peluang untuk Pelaku Usaha

Sekadar diketahui, 21 September 2016 lalu BPOM Malut juga pernah mengamankan ratusan kemasan kosmetik illegal yang digrebek BPOM dan Dinkes dari gudang penyimpanan di Kelurahan Tanah Tinggi Barat. Engkos, pemilik kosmetik yang disita bernilai sekitar Rp100 juta itu akan diedarkan di pasar di Kota Ternate. (hg/cr-03/nty)


Komentar