Jumat, 19 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Punya Bakat Menggambar Sejak Kecil, Ini Cita-cita Surya Ishak 

Oleh Admin Hargo , dalam Podcast , pada Senin, 1 November 2021 | 06:05 Tag: ,
  Surya Ishak saat menjadi tamu pada Femmy Udoki Podcast beberapa hari lalu. (Foto: Istimewa/Tangkapan)

Hargo.co.id, GORONTALO – Saat remaja lain tengah sibuk begadang demi game online, maka berbeda dengan Surya Ishak. Remaja asal Gorontalo ini, tidak suka main game online dan lebih memilih mengasah bakatnya saat begadang pada malam hari.

Setiap anak yang terlahir memiliki minat, bakat dan kreativitas yang berbeda-beda. Bakat yang dimiliki Surya adalah menggambar menggunakan media pensil dan kertas.Remaja umur 15 tahun itu mengungkapkan bahwa ia biasa begadang demi menyelesaikan gambar yang ia buat. 

“Menggambar itu perlu mood. Ketika saya butuh imajinasi saya biasa menyendiri dan tidur. Kemudian imajinasi tersebut saya lampiaskan ke kertas saya,” ungkap Surya Ishak yang kerap disapa Uya.

Ketika menjadi bintang tamu di Femmy Udoki Podcast yang tayang di Channel YouTube Femmy Kristina yang tayang Kamis, (16/10/2021), Uya menceritakan pertama kali ia mulai mengasah bakatnya. 

“Kalau saya mengasah bakat itu dari kelas 4 SD sampai kelas 3 SMP belajar otodidak, kelas 1 SMA saya dikenalin sama papa ke om Fadli Rais,” kepada Fadli Rais pun ia kursus untuk lebih mengasah bakatnya lagi.

Surya memiliki minat di bidang seni dan ingin membuat galeri seni ketika lulus SMA nanti. Oleh karenanya saat ini ia sedang menjalani kursus kepada Fhandy Rais. Fhandy Rais sendiri merupakan salah satu perupa asal Gorontalo yang hasil karyanya sering ditampilkan di pameran maupun galeri seni. 

Ia sangat peduli terhadap perkembangan seni rupa di Gorontalo. Sepanjang karier di bidang kesenian ia aktif melaksanakan Coaching Clinic Drawing Pencil di Sekolah, Kampus dan Masyarakat umum di Gorontalo.

Uya yang menyukai pelajaran kesenian di sekolah ternyata memang bercita-cita menjadi seorang seniman. Dengan bakat yang ia miliki, ia mampu menghasilkan gambar yang sangat indah, detail dari selembar kertas dan pensil. 

“Saya menggambar sesuatu yang dilihat di atas meja misalnya ada gelas saya gambar,” ungkap Uya saat memperlihatkan salah satu gambar yang ia buat kepada Bunda Femmy.

Untuk menghasilkan gambar yang bagus dan memiliki nilai seni, salah satu tips yang Uya berikan adalah jika mulai menggambar jangan emosi dan jangan ingin cepat-cepat selesai nanti hasilnya jelek.

Tak dapat dipungkiri bahwa bakat harus terus-menerus diasah melalui latihan. Bakat tidak akan berkembang bila tak ada penguat, sehingga kemudian hilang. (***)

 

Penulis: Rita Setiawati

(Visited 59 times, 1 visits today)

Komentar