Rabu, 23 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Qoriah Terbaik Diawali dari Menyaksikan MTQ

Oleh Aslan , dalam Gorontalo Headline , pada Senin, 28 Mei 2018 | 17:00 WITA Tag: ,
  


MERAIH Prestasi bukanlah hal mudah. Apalagi sebagai Qoriah terbaik tiap hajatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Tentunya dibutuhkan keterampilan, hafalan Al-quran dan paduan suara yang merdu. Seperti halnya Lilan S.H. Pulu SPd, Qoriah Terbaik MTQ Provinsi Gorontalo 2018

SUNARTO NUSI / BOALEMO

Sejak usai belasan tahun, Lilan S.H. Pulu sudah mendapat hidayah dari Allah SWT. Hidaya itu datang melalui minat untuk belajar Al-quran. Dimulai dengan sering kali menyaksikan hajatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di berbatai tingkatan, seperti tingkat kecamatan, MTQ kabupaten maupun di lingkungan sekolah.

Pada usia 15 tahun, kelahiran Desa Tutulo, Botomoito 13 Desember 1982 ini mulai mendalami ayat-ayat suci Al-quran dan mengenyam pendidikan di Alkhairat Tilamuta. Disinilah, ia makin mendapat bimbingan belajar Al-quran yang didukung sepenuhnya kedua orang tua.

BACA  Kominfo dan Statistik Siap Sebar Informasi Mitigasi Bencana

Melihat potensi dimiliki dan perkembangan signifikan dimiliki Lilan, oleh sang ayah pun menuntun putrinya belajar Tilawah Quran. Kendati saat itu guru pengajar masih terbilang sangat minim di Boalemo. Namun, Lilan mengaku tak pernah putus asa.

Mengasah pengetahuannya, ia sering belajar sampai di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) atas dukungan orang tua. Tak jarang pula, orang tua Lilan berupaya mendatangkan sang guru Hj. Masriah Abdul Gani yang merupakan qoriah internasional asal Sulteng.

“Berkat didikan mereka, saya dengan cepat belajar ayat-ayat suci Al-quran dan menjadi Qoriah. Hingga saat ini, beliaulah tokoh inspirasi sepanjang perjalanan prestasi saya di bidang Tilawah,” ungkap Lilan S.H. Pulu.

BACA  WRSE di Gorontalo Diajari Cara Membuat Kue

Disamping itu, terdapat pula nama Adli Azhari Nasution yang merupakan gudang fariasi se Indonesia sebagai tokoh inspirasinya. Mengingat kedua tokoh ini sudah berulang kali mendapat penghargaan internasional.

Saat ini, nama Lilan S.H Pulu terbilang banyak mempersembahkan kejuaraan dibidang Tilawah pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Menariknya, kejuaraan itu tidak hanya diperoleh dari hajatan tingkat Boalemo dan Provinsi Gorontalo saja, namun juga pernah mewakili MTQ di tingkat Sulawesi Tengah.

Diantaranya juara 2 pada golongan remaja di Sulteng tahun 2011. Selanjtnya juara 2 Lomba Qasidah Remaja di Provinsi Gorontalo. Pernah juga menyabet juara 1 tilawah dewasa MTQ Provinsi Gorontalo tahun 2010.

BACA  Salat Gerhana Bulan di Masjid Darul Arqam Gorontalo

Sedangkan lomba Qiroatussab’ah MTQ Provinsi Gorontalo 2014 mempersembahkan juara 2. Terakhir pada lomba MTQ Provinsi Gorontalo 2018 meraih juara 1 tilawah ewasa mewakili Kabupaten Boalemo. Ia kini menjadi salah satu peserta MTQ nasional yang akan berlangsung di Medan, september nanti.

“Guna menghadapi hajatan MTQ tingkat Nasional tentunya saya mempersiapkan mental, kesehatan dan terus memanfaatkan waktu latihan,” terang jebolan IAIN Gorontalo tersebut.

Disamping memantapkan kesiapan itu, dalam kesehariannya Lilan S.H. Pulu melibatkan diri sebagai guru pengajar tilawah anak-anak di Boalemo. Tak jarang pula, ia memenuhiundangan khusus dari pemerintah kecamatan maupun pemerintah kabupaten sebagai pelatih dan pembimbing bagi peserta MTQ. (*)


Komentar