Kamis, 24 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rachmad Gobel Tegaskan Akan Tetap Jaga Adat Istiadat Dalam Membangun Kesejahteraan Gorontalo

Oleh Berita Hargo , dalam Post , pada Rabu, 3 April 2019 | 21:07 WITA
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Calon anggota DPR RI Dapil Gorontalo dari NasDem nomor urut 1 Rachmad Gobel, mengatakan bila dalam pembangunan di Gorontalo tidak boleh melupakan adat istiadat. Hal ini dikatakan oleh Rachmad karena saat ini masih banyak yang harus dibangun Gorontalo untuk menyesuaikan era globalisasi saat ini.

Menurut Rachmad, dirinya melihat di Gorontalo sudah ada perkembangan dan pertumbuhan yang dilakukan. Namun, masih banyak juga kekurangan yang ada di Gorontalo dalam menghadapi perubahan di era globalisasi.

BACA  Enam Level

“Ada perkembangan dan pertumbuhan yang saya liat di Gorontalo, walaupun banyak kekurangan juga untuk menyesuaikan pada perubahan di era globalisasi,” kata Rachmad, Rabu (3/4/2019).

“Kita tidak tahu apa yang salah dari globalisasi ini,” lanjutnya.

Sebagai orang yang sudah pernah berada di pemerintahan, Rachmad merasa terpanggil untuk membangun tanah kelahirannya. Hal itu semata-mata agar Gorontalo tidak lagi tertinggal dari provinsi lain di Indonesia dan kota-kota lain di dunia.

BACA  Enam Level

“Saya pernah di pemerintahan, saya tahu bagaimana membandingkan Gorontalo dengan daerah di Indonesia dan dunia. Saya terpanggil untuk bagaimana datang ke Gorontalo guna memperbaiki provinsi ini,” ucap mantan Menteri Perdagangan era Kabinet Kerja itu.

“Saya akan kejar ketertinggalan di Gorontalo karena disini banyak yang sudah dilakukan tapi banyak juga yang harus dibenahi,” sambungnya.

Namun dalam membangun Gorontalo, Rachmad tidak akan meningkatkan adat istiadat Gorontalo. Sebab, menurut Rachmad adat istiadat yang sudah turun menurun, harus tetap dilestarikan karena merupakan salah satu kekayaan Gorontalo.

BACA  Enam Level

“Dalam pembangunan, jangan lupa kita juga harus menjaga dan melestarikan budaya Gorontalo. Karena ini merupakan kekayaan gorontalo. Adat istiadat bukan sekedar kegiatan tapi ada doa-doa di dalamnya,” tutur Rachmad.

“Orang tua saya juga selalu bilang bila adat istiadat Gorontalo harus selalu dijaga,” pungkasnya. (adv)


Komentar