Kamis, 21 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rahmat Udiarto, Anak Loper Koran yang Raih Gelar Master Pertanian dari IPB

Oleh Aslan , dalam Headline Kabar Nusantara , pada Senin, 30 April 2018 | 12:21 PM Tag: , , , ,
  Rahmat Udiarto diapit kedua orang tuanya seusai diwisuda di Kampus IPB Bogor, Jawa Barat. (Foto: iNews.id/Wildan Hidayat)

Hargo.co.id, BANDUNG – Kebahagiaan terpancar di wajah Rahmat Udiarto. Di tengah keterbatasan ekonomi keluarganya, anak pedagang koran ini mampu meraih gelar master pertanian setelah menyelesaikan studi program S-2 di Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat.

Yang lebih membanggakan lagi, putra pasangan Gatot Subroto dan Siti Rahayu, warga Jember, Jawa Timur itu lulus dengan predikat terbaik. Dari hasil kerja kerasnya ini pula, Rahmat mendapat beasiswa untuk menempuh jenjang strata tiga (S-3) di kampus yang sama.

Keberhasilan Rahmat meraih gelar master di bidang pertanian itu juga mengharumkan nama daerahnya. Rahmat pun bertekad untuk membangun daerahnya dengan ilmu yang dimilikinya itu. “Saya sangat bersyukur bisa lulus S-2. Keberhasilan saya ini tidak lepas dari dukungan kedua orang tua saya, meski mereka hanya sebagai loper koran,” kata Rahmat seusai diwisuda di kampus IPB Bogor, Rabu (25/4/2018).

Meski sudah menyandang gelar master, Rahmat masih belum puas. Dia akan kembali melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Berbekal beasiswa yang diterimanya dari IPB, Rahmat akan menempuh pendidikan S-3 agar bisa menyandang gelar doktor di bidang pertanian.

Keberhasilan Rahmat tentu disambut bahagia kedua orang tuanya. Gatot Subroto mengaku, perasaannya kini campur aduk antara bahagia, haru dan senang karena anak ketiganya mampu meraih gelar master. “Senang sekali dan bersyukur anak saya bisa lulus S-2,” ucapnya.

Gatot menuturkan, sejak kecil Rahmat memiliki kemauan keras untuk menempuh pendidikan yang tinggi. Semangat itu dibarengi dengan ketekunannya dalam belajar hingga kerap mendapat beasiswa. “Sejak masih SMA, Rahmat sudah dimudahkan (dapat beasiswa) terus dari sekolah sampai kuliah,” kata Gatot yang tiap hari menjajakan koran ini.

Gatot hanya berharap anaknya bisa mengamalkan ilmunya kelak bagi masyarakat dan berguna bagi bangsa. “Harapan saya, Rahmat bisa cepat dapat pekerjaan yang layak dan bisa mengamalkan ilmunya bagi masyarakat,” tuturnya.

Rektor IPB, Profesor Satria mengatakan kampus akan memberikan apresiasi terbaik untuk Rahmat dengan beasiswa ke program S-3. “Kami punya tanggung jawab besar untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari keluarga tidak mampu yang memiliki potensi akademik luar biasa, seperti Rahmat ini. Kita akan berikan beasiswa untuk melanjutkan studi ke jenjang S-3,” katanya. (inews/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar