Sabtu, 16 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rahmi Temui Indra, Monitoring Bansos Pasca Kunjungan Mensos

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Kamis, 14 Oktober 2021 | 02:05 AM Tag: , , ,
  Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin bersama anggota DPD Ri, Rahmijati Jahja saat berkunjung, Rabu (13/10/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin menerima kunjungan Anggota DPD RI, Rahmijati Jahja. Kunjungan tersebut ingin monitoring bantuan sosial (Bansos) pasca kunjungan Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini beberapa pekan lalu. 

“Apa yang diperoleh dalam kunjungan kerja ini, akan menjadi laporan kepada Mensos. Apa yang menjadi himbauan/anjuran saat Mensos berkunjung ke Gorontalo, telah dilaksanakan di Gorontalo Utara,” kata Indra Yasin, Rabu (13/10/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Gorontalo Utara, Marzuki Pulumoduyo, mengatakan untuk bantuan program non pangan khususnya BPNT dari 10.787 penerima, yang belum menerima sebanyak 288. 

“Hal itu disebabkan oleh beberapa hal seperti kartu yang rusak, hilang dan malfungsi,” jelasnya.

Yang juga menjadi hambatan lainnya yakni jumlah pendamping yang hanya satu orang di setiap kecamatan, seperti di Kecamatan Kwandang yang jumlah penerima kurang lebih 2.000an hanya 1 pendamping sehingga program BPNT sedikit mengalami hambatan.

Rahmijati Jahja sendiri dalam kunjungan kerja tersebut selain memberikan apresiasi, juga mendapatkan aspirasi dari Pemda Gorontalo Utara, walaupun kedatangannya untuk melihat sejauh mana hasil kunjungan Mensos Tri Rismaharini sebelumnya dalam rangka mencocokan data bantuan sosial di Provinsi Gorontalo. 

“Gorontalo Utara progresnya mencapai 97 persen dan tinggal sedikit lagi selesai. Capaian ini tentu perlu kita apresiasi, dan Gorontalo Utara juga yang lebih dulu mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh ibu Mensos datang ke Gorontalo terkait dengan bansos,” kata Rahmijati Jahja.

Apresiasi yang disampaikannya tersebut berdasarkan pencapaian yang diraih, pasalnya untuk bantuan sosial sering mengalami masalah dan diharapkan pemerintah daerah dapat menyelesaikannya. 

“Tadi juga ada aspirasi terkait perluasan atau penambahan kuota sekitar 7.000 untuk bantuan dan mudah-mudahan akan segera ditindaklanjuti oleh Kemensos dan ini merupakan oleh-oleh saya untuk disampaikan ke kementerian terkait,” kuncinya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 8 times, 1 visits today)

Komentar