Rabu, 6 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Raja Sapta Oktohari Didaulat Jadi Wakil Presiden ACC

Oleh Aslan , dalam Sportivo , pada Minggu, 7 Mei 2017 | 06:00 Tag: ,
  

Hargo.co.id - Konfederasi Balap Sepeda Asia (ACC) mengangkat Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI), Raja Sapta Oktohari, sebagai wakil presiden ACC. Penunjukan itu dilakukan saat menggelar rapat pertama setelah pemilihan presiden yang baru pada Kongres ACC 2017 di Bahrain, awal Maret lalu.

Sebelumnya, Okto -sapaan akrab Raja Sapta Oktohari- sudah terpilih sebagai anggota Management Committee ACC dan menjadi ketua bidang Media. Setelahnya, Presiden ACC Osama Ahmed Abdulla Alshafar mengangkat Oktohari bersama dengan Khalid Al Khalifa (Bahrain), Cai Jiadong (Tiongkok), dan Hayashi Tatsuo (Jepang) sebagai wakil presiden.

Osama mengatakan, perombakan ini diperlukan untuk meningkatkan kinerja ACC ke tingkat yang lebih tinggi lagi.

Kita semua adalah keluarga di ACC. Saya melihat Okto sangat aktif dan mempunyai ketertarikan yang luar biasa pada balap sepeda. Kami membutuhkan orang seperti dia di ACC untuk membuat organisasi ini semakin kuat,” ujar Osama dalam surat elektronik PB ISSI, Sabtu (6/5).

Dengan naiknya Okto dan tiga lainnya, dua wakil presiden sebelumnya, Jenderal Decha Hemkrasri (Thailand) dan Batalov Raimbek (Kazakhstan) berganti posisi menjadi co-opted member. Posisi sekretaris jenderal tetap dijabat oleh Ongkar Singh (India). Sementara, Amarjit Singh (Malaysia) juga tetap menjabat posisi bendahara.

Selain melakukan perombakan organisasi, rapat tersebut juga menetapkan aturan baru untuk penentuan tuan rumah Kejuaraan Asia. Okto memberi beberapa usulan, seperti perubahan logo dan penguatan posisi ACC dalam relasi dengan federasi balap sepeda dunia, UCI.

Keberhasilan atlet Malaysia Azizulhasni Awang merebut gelar juara dunia track nomor Keirin pada Kejuaraan Dunia Track di Hong Kong, April lalu, juga menjadi perhatian rapat ini. Okto mengusulkan agar ACC membuat kompetisi kontinental selain kejuaraan Asia untuk terus meningkatkan performa atlet di kawasan Asia.

“Sejak Awang menjadi juara dunia, mata dunia mulai tertuju ke Asia sebagai salah satu kekuatan balap sepeda. Maka, saya mengusulkan agar ACC membuat kompetisi Asian Series agar semakin banyak kompetisi yang bisa diikuti oleh atlet di kawasan Asia. Rencananya Asian Series akan dimulai tahun ini,” kata Okto.

Setelah ini, ACC berencana kembali melakukan pertemuan sebelum berlangsungnya Kongres UCI di Norwegia pada September mendatang. (hg/ira/JPG)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar