Selasa, 26 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ramadan Tinggal Menghitung Hari, Penjual Kurma Mulai Menjamur

Oleh Fajriansyach , dalam Ekonomi , pada Senin, 30 April 2018 | 15:29 WITA Tag: , ,
  


GORONTALO, Hargo.co.id – Tak kurang dari beberapa pekan lagi, masyarakat muslim akan menyambut bulan suci Ramadan. Berbagai kebutuhan untuk Ramadan pun mulai tersedia di pasaran, salah satunya buah kurma.

Di pasar tradisional Limboto hingga minimarket, kemarin, Ahad (29/4), kurma sudah mulai dipajang oleh para pedagang. Harganya pun bervariasi. Umumnya, kurma kering dengan paket kecil dibanderol Rp 15.000, sedangkan ukuran yang lebih besar dijual Rp 25.000 hingga Rp 30 Ribu per bungkus.

Irma, salah seorang pedagang di pasar tradisional Limboto mengatakan, kurma miliknya dipasok dari pulau Jawa dan diperolehnya dari penyalur yang ada di Gorontalo.

Dia mengakui, meski sudah ada yang mulai membeli kurma, namun belum signifikan jika dibandingkan dengan seminggu jelang bulan Ramadan.

“Pagi ini saja (kemarin,red) belum ada. Kemarin laku dua bungkus. Memang belum momentnya tapi sudah harus dari sekarang,” ungkap Irma.

Senada yang diungkapkan Ade, karyawan minimarket di Limboto, bahwa kurma belum banyak diburu oleh warga. Adapun yang membeli kurma, kata Ade, adalah warga yang sedang menjalankan puasa sunah di bulan Sya’ban ini.

“Katanya untuk buka puasa. Mungkin puasa bulan Sya’ban,” terang Ade. Adapun jenis kurma yang dijual ini hanyalah kurma kering dengan kualitas biasa.

Sedangkan kurma terkenal seperti kurma Ajwa atau kurma Nabi, mereka tidak pernah menjualnya. “Itu kan mahal pak,” tambahnya. Dia yakin kurma akan diburu tiga hari jelang awal bulan Ramadan. “Pasti permintaannya akan naik, itu sudah tradisi,” pungkasnya.(axl/hg)


Komentar