Kamis, 18 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ramah – Matahari Seragam Putih, Di Gorut Kental Nuansa Ada

Oleh Aslan , dalam Gorontalo Headline , pada Selasa, 9 Januari 2018 | 14:30 Tag:
  

GORONTALO, Hargo.co.id – Dua bakal pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil walikota Gorontalo resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo, senin (8/1). Pasangan Rum Pagau-Rusliyanto Monoarfa (RAMAH) dan Marten Taha-Ryan Kono (MATAHARI) datang bergantian saat mendaftarkan diri ke kantor KPU pada hari pertama, kemarin. Baik masa pendukung dan kedua paslon, sama-sama kompak menggunakan bernuansa putih.

Pantauan Gorontalo Post, pasangan RAMAH yang pertama mendatangi KPU. Pasangan yang diusung PDI-Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, tiba di KPU pukul 10.00 wita. Didampingi langsung sejumlah fungsionaris partai PDI Perjuangan dan PPP baik tingkat Kabupaten/ Kota dan Provinsi, Rum Pagau didampingi Rusli Monoarfa langsung menyerahkan berkas pendaftaran kepada Ketua KPU Kota Gorontalo, La Aba, S.Pd M.Pd.

RAMAH – Rum Pagau dan dr.Ruslianto Monoarfa mendaftar pertama di KPU sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Gorontalo, (8/1).

Usai mendaftar, kepada Gorontalo Post, Rum Pagau mengaku telah menyiapkan sejumlah program unggulan yang menurutnya telah teruji dan berhasil diterapkannya di daerah lain. Utamanya mengenai program Kota Jasa yang selama ini menurutnya, lebih cocok diterapkan di Kota Gorontalo sebagai ibu kota Provinsi Gorontalo.

“Sudah saatnya Kota Gorontalo berubah, dan selayaknya Kota besar lain di Indonesia, konsep Kota Jasa adalah program yang paling tepat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah perkotaan,” ujarnya.

Mundur dari
Pilwako
RAMAH – Rum Pagau dan dr.Ruslianto Monoarfa mendaftar
pertama di KPU sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota
Gorontalo, (8/1).
MATAHARI – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota
Gorontalo Marten Taha – Ryan Kono menyerahkan berkas
pendaftaran di KPU, kemarin.
NKRI – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gorut, Roni Imran
– Ismail Patamani saat mendaftar di KPU Gorut, kemarin.

Selain itu, mantan Bupati Boalemo ini juga mengatakan, ia akan menerapkan pelayanan berbasis teknologi yang selama ini memang sudah berhasil ia terapkan di wilayah Kabupaten Boalemo.

“Di Kabupaten Boalemo saja sekarang sistem pemilihan kepala desanya sudah berbasis teknologi, masa iya sistem pelayanan di Kota Gorontalo tidak bisa kita buat berbasis teknologi yang tentunya akan lebih memudahkan warga Kota Gorontalo untuk mendapatkan pelayanan,” terangnya.

Usai mendaftar, pasangan ini konvoi keliling kota. Dikawal ribuan pendukung lengkap dengan mobil trailer, Rum-Rusli yang diarak dengan mobil jeep terbuka tak henti menyapa masyarakat Kota Gorontalo.

Sementara itu, pasangan Marten Taha – Riyan Kono (Matahari ) terlebih dahulu melakulan salat zuhur di Masjid Agung Baiturrahim, sebelum mendaftar di KPU, kemarin. Saat mendaftar, mereka diterima diterima langsung seluruh komisioner KPU. Proses pendaftaran hanya berlangsung singkat, sebab berkas Paslon yang diusung Golkar, Demokrat, dan PBB lengkap.

Usai mendaftar, Matahari langsung menuju lokasi deklarasi di lapangan taruna remaja. Cuaca hujan saat proses deklarasi, tak menyurutkan simpatisan Marten-Ryan untuk memberikan dukungan pada deklarasi.

Wali Kota Gorontalo Marten Taha mengatakan deklarasi tersebut adalah langkah awal menuju kompetisi yang lebih besar lagi. Ditengah guyuran hujan, Marten berkomitmen jika Matahari mampu mewujudkan kebutuhan masyarakat Kota Gorontalo, dengan melanjutkan program-program unggulan serta menjadikan Kota Gorontalo lebih maju lagi.

Di Gorontalo Utara (Gorut), Paslon yang mendaftar baru pasangan Niat Kami Roni – Ismail (NKRI). Susana pendaftaran kendal dengan suasana adat. Pasangan calon disambut dengan molooupu saat memasuki kawasan KPU Gorut di Kwandang. Paslon pun nampak menggunakan seragam takowa. NKRI sendiri dikawal masa fanatik mereka.(hargo)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar