Minggu, 20 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rambu Lalu Lintas So Rubu

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Sabtu, 3 Desember 2016 | 13:00 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id TILONGKABILA – Angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) cukup tinggi. Tidak pelak lagi penyebabnya cukup kompleks.

Salah satunya berkaitan dengan rambu-rambu lalu lintas. Banyak diantara rambu-rambu lalu lintas di Bonbol yang sudah rusak, roboh, ada lagi yang tidak terawat dengan baik. Seperti terlihat di Desa Moutong, Kecamatan Tilongkabila.

Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata Kabupaten Bone Bolango, Aznan Nadjamudin, ketika dikonfirmasi terkait hal itu mengatakan, robohnya rampu lalu lintas tersebut diakibatkan pekerjaan pelebaran jalan. Hal itu terjadi lantaran pelaksanaa kurang melakukan koordiansi dengan pihaknya.

BACA  Sisiana Tuamaji Nahkodai Kohati Cabang Gorontalo Periode 2021-2022 

“Pihak perusahaan sejatinya perlu mengkoordinasikan hal ini. Minimal ada pemberitahuan agar segera diperbaiki,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Aznan, sebelum ini ada 10 rambu lalu lintas yang rusak akibat pelebaran jalan. Namun kerusakan itu langsung ditindaklanjuti lantaran ada laporan.

BACA  Diduga Terkait Narkoba, Warga Moodu Ditangkap Polisi

Diungkapkannya pula, setiap tahun ada pengadaan untuk infrastruktur rambu-rambu lalu lintas. Selang tiga tahun ini, pemerintah terus memprogramkannya. Ditahun 2014 100 unit, 2015 112 unit dan sebanyak 120 unit untuk tahun 2016.

“Jadi setiap tahun ada rata-rata 100 unit dan sudah kita sebar di seluruh pelosok jalan yang statusnya menjadi tanggungjawab pemerintah Kabupaten Bonbol,” ungkap Aznan.

BACA  Memancing di Danau Limboto, Warga Ulapota Ditemukan Meninggal  

Aznan menyampaikan pula, pemerintah sendiri merasa berkewajiban untuk memperbaiki setiap kerusakan itu. Jika tidak, negara sendiri yang akan dirugikan. Paling tidak, nilai dari setiap rambu-rambu itu berkisar Rp 3 juta dan harus dipesan dari luar daerah Gorontalo.

“Kita minta masyarkat juga untuk sama-sama menjaganya dari ulah tangan-tangan jahil. Kita jaga bersama infrastruktur kita. Makanya kami butuh koordinasi dan informasi juga dari pihak pelaksana,” ujarnya. (tr-51/hargo).


Komentar