Sabtu, 22 Februari 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ramona Bina, Warga Boliyohuto yang Tembus Panggung The Voice Indonesia 2019

Oleh Zulkifli Tampolo , dalam Features Ragam , pada Senin, 9 September 2019
  

KETERBATASAN tak bisa menghalangi bakat seseorang. Demikianlah yang dibuktikan Ramona T Bina (21) untuk mengasah kemampuannya diajang bergengsi. Anak petani dari Boliyohuto itu membuktikan kemampuannya tak bisa dipandang sebelah mata, dirinya sukses masuk 40 besar ajang pencarian bakat The Voice Indonesia 2019.

Ratnawati / Gorontalo

ISYANA Sarasvati langsung suka dengan suara Ramona saat tampil  pada blind audition The Voice Indonesia (05/09/2019).

“Aku dari awal dengar kamu sih, aku udah mau muter, cuma aku akhirnya muter di seperempat lagu pengen menghayati dulu, tapi aku memang sudah pasti ingin muter, karena aku membutuhkan suara seperti kamu di tim aku,” kata Isyana memuji penampilan Mona, saapan Ramona.

“Kamu keren banget, nggak tahu kenapa ya pas dengar kamu nyanyi itu bawaan hati senang,” tambah Isyana.

Ramona sendiri tak pernah menyangka bisa bernyanyi di panggung besar yang disaksikan seluruh Indonesia, apalagi bernyanyi dihadapan para artis yang menjadi idolanya selama ini, sebut saja Isyana Saravati, Arman Maulana, Anindyo Baskoro & Vidi Aldiano (duo).

“Saya tidak pernah menyangka bisa bernyanyi di panggung yang begitu besar, disaksikan para coach (artis), ini pengalaman pertama saya,” ungkapnya.

Jalan Mona menuju panggung yang berhasil melahirkan artis-artis berbakat itu tidaklah muda. Dirinya harus melalui seleksi yang begitu ketat, bahkan harus bersaing dengan ribuan peserta dari seluruh Indonesia.

“Awalnya saya ikut seleksi di kampus (Universitas Negeri Gorontalo) saat itu ada 300 peserta yang ikut, dari seleksi itu kita tidak langsung tahu pemenangnya, karena akan lewat email,” jelasnya.

Setelah menunggu beberapa bulan, akhirnya dirinya mendapat email dari panitia. Di Gorontalo ada tiga yang terpilih untuk mengikuti seleksi lanjutan di Jakarta, selain Mona ada juga Imel Galuanta, dan Fahrul Isa.

“Kemarin 30 Juni pada blind audition, Alhamdulillah saya dipilih Isyana Syaraswati untuk masuk timnya, rasanya campur aduk sekali. Bersyukur bisa berada di posisi ini,” ujarnya lagi.

Mona berhasil menarik perhatian Isyana melalui penampilannya saat membawakan lagu Pernah Muda dari Bunga Citra Lestari. Menurut para juri, Mona sukses membawakan lagu tersebut sesuai ciri khasnya sendiri.

“Setelah kemarin, seleksinya lanjut lagi ke babak lock out. Karena itu saat ini saya terus melakukan persiapan,  mulai dari kostum serta latihan-latihan vokal,” sambungnya.

Anak dari pasangan Tahir Anis Bina dan Salma Yahya ini mengungkapkan tak pernah bermimpi bisa bernyanyi dipanggung megah, disiarkan di saluran televisi ternama dan dinilai olah artis papan atas.

“Saya memang suka menyanyi, tapi saya termasuk pemalu. Jadi saya tidak pernah ikut nyanyi di band atau pesta pernikahan. Saya Cuma ikut-ikut lomba saja, tapi Alhamdulillah sekali bisa lolos sampai di tahap ini,” ungkap Mona dengan semringah.

Ditanya tentang dukungan orang tua, dirinya mengaku mendapat dukungan moril yang begitu besar dari keluarganya.

“Orang tua selalu beri dukungan moril karena memang keluarga saya tidak mampu, ibu saya buruh pabrik, dan ayah saya petani. Tapi karena doa merekalah saya bisa begitu,” tambahnya. (*)