Senin, 21 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rangka Manusia Ditemukan Di Leato, Korban Diduga Mahasiswa UNG

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Sabtu, 1 Oktober 2016 | 12:45 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Warga  Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo seketika dibuat gempar. Ini menyusul  mayat manusia ditemukan di kawasan perbukitan Leato Selatan, Jumat, (30/9), Yang mengerikan, selain kaki, kondisi tubuh mayat itu tinggal tulang belulang (rangka) dan sudah terpisah-pisah.

Petugas Polres Gorontalo Kota yang melakukan pengidentifikasian di TKP, belum bisa memastikan identitas mayat tersebut. Namun ditemukan di saku celana korban, sebuah slayer bertuliskan mahasiswa Program Studi (Prod) Ekonomi, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) angkatan 2013.

BACA  Jual Trihexyphenidyl, Seorang Pria di Bone Bolango Diringkus Polisi

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, mayat tersebut pertama kali ditemukan Arsyad Abdul (59). Saat itu, Arsyad tengah mencari kayu di kawasan perbukitan. Saat tengah mengumpul kayu, ia kaget melihat ada tengkorak kepala manusia di bawah pohon.

Arsyad yang ketakutan itu segera lari tunggang langgang menuju pemukiman masyarakat dan memberitahukan apa yang dilihatnya diatas bukit itu kepada pemerintah kelurahan. Dari informasi Arysad, pemerintah Kelurahan Leaoto kemudian menghubungi petugas Polres Gorontalo Kota.

BACA  Satu Unit Rumah di Tilamuta Dilalap Api

Bersama pemerintah kelurahan dan masyarakat sekitar, petugas Polres Gorontalo Kota kemudian langsung menuju TKP. Saat ditemukan di TKP, kondisi mayat korban sangat mengenaskan. Kondisi mayat diperkirakan berada di TKP sudah sekira 3 bulan.

Terkecuali kaki, tubuhnya tinggal rangka. Selain itu posisi bagian-bagian rangkanya itu terpisah-pisah. Tengkorak kepala misalnya di temukan 10 meter dari tubuh utama. Tak jauh dari tubuh utama pula, di temukan penggalang tulang belakang korban.

BACA  Hujan Deras Guyur Kota Gorontalo, Sejumlah Jalan Tergenang Air

Di TKP terdapat tali gantungan diatas pohon. Tubuh utama mayat itu mengenakan kemeja kota-kotak hitam biru, dipadu celana jeans. Dari hasil pemerkisaan petugas, ditemukan bercakan darah dipakaian mayat tersebut.

Laman: 1 2 3


Komentar