Kamis, 25 Februari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ranperda Retribusi Jasa Usaha, Rampung

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Legislatif , pada Kamis, 11 Februari 2021 | 07:05 WITA Tag: ,
  Anggota DPRD Gorut, Matran Lasunte


Hargo.co.id, GORONTALO – Terhadap beberapa Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang masih tersisa, itu akan segera diparipurnakan pada pekan depan.

Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh Wakil Panitia Khusus (Pansus) I, DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Matran Lasunte saat diwawancarai sejumlah awak media pada Selasa (09/02/2021).

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu kemarin ada sejumlah Ranperda yang masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda), dan Ranperda tersebut pembahasannya melalui beberapa Pansus yang dibentuk dan salah satunya adalah Pansus 1.

BACA  Terkait Pengelolaan Keuangan, DPRD: Jangan Malu Bertanya

Dari sejumlah Ranperda tersebut belum semua yang diparipurnakan oleh DPRD Kabupaten Gorut, karena masih ada beberapa Ranperda yang tersisa dan tidak hanya di Pansus 1, namun Pansus 2 dan 3 juga masih ada Ranperda yang tersisa.

Khusus untuk Pansus 1 kata Matran pihaknya sampai saat ini masih berupaya merampungkan Ranperda yang menjadi tanggungjawab mereka.

“Untuk Pansus 1, Ranperda yang menjadi tanggungjawab kami yakni terkait dengan Ranperda Retribusi Jasa Usaha. Dan di sisa waktu yang ada ini kami masih terus berupaya untuk merampungkan,” terang Matran Lasunte.

BACA  Pansus di DPRD Gorontalo Utara Temukan Dugaan Pelanggaran

Lebih lanjut ditegaskan oleh Matran, pihaknya berharap Ranperda Retribusi Jasa Usaha tersebut akan segera rampung untuk segera diparipurnakan.

“Ranperda tersebut terkait dengan pungutan-pungutan mengenai fasilitas yang dibangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),” jelasnya.

Jika lewat APBD maka aset daerah termasuk didalamnya baik itu dalam bentuk bangunan gedung maupun fasilitas lainnya.

BACA  Tujuan Perda Mengatur Yang Belum Diatur

“Dan pada dasarnya setiap aturan yang diterbitkan tersebut bermaksud positif terutama dari sisi pengaturan dan manajemen yang pada intinya agar lebih baik lagi kedepan,” tegasnya.

Dan nantinya kata Matran, terkait dengan Ranperda tersebut persoalannya tidak selesai sampai pada tatanan penyusunan Ranperda dan pengesahannya.

“Namun itu baru permulaan, yang justru nanti pada penerapan dan implementasinya yang harus dimaksimalkan” tandasnya. (abk/adv/hargo)


Komentar