Rabu, 23 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ratusan Jamaah Haji Indonesia Ilegal Tertahan di Manila

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Rabu, 5 Oktober 2016 | 14:27 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan pemulangan 177 warga negara Indonesia calon jamaah haji ilegal dari Filipina, sudah selesai.

Namun, masih ada 106 calon jamaah haji ilegal yang tertahan di Manila, Filipina. “Saya sudah melaporkan kepada Presiden , tadi malam, dua orang terakhir (dari 177) sudah tiba di Jakarta.

Namun, masih ada 106 anggota jemaah yang berada di KBRI Manila untuk menjalani proses clearance,” ujar Retno saat ditemui di Kompleks Istana Negara.

BACA  Gitaris Slank Abdi Negara Nurdin Resmi Diangkat Jadi Komisaris Independen Telkom

Kabar terakhir yang ia dapatkan, saat ini sedang disiapkan dokumen untuk keperluan SPLP atau surat perjalanan laksana paspor.

Hal itu dilakukan karena para jemaah itu tidak memegang paspor asli yang legal. “Setelah ada clearance, ada SPLP, mereka baru bisa pulang ke Indonesia dalam waktu tidak lama,” ucapnya.

BACA  Target Ibadah Haji Tahun Depan, Warga Gorontalo Naik Sepeda ke Mekah  

Retno belum bisa memastikan apakah masih ada kelompok jamaah haji ilegal asal Indonesia yang harus dipulangkan dari Filipina.

Menurut Retno, pihaknya telah menerima informasi dari otoritas Filipina terkait perkiraan jumlah WNI yang naik haji dengan menggunakan paspor Filipina, yakni 700 orang.

Di satu sisi, ia mengakui pemerintah Indonesia tidak pernah tahu berapa sesungguhnya jamaah haji asal Indonesia yang memanfaatkan jatah haji lewat Filipina, secara ilegal.

BACA  Ini Dia Alasan Arab Saudi Belum Umumkan Mekanisme Ibadah Haji 2021

“Pada intinya, yang sedang kami tangani saat ini ada 106 orang saja. Nanti seluruh WNI yang kembali akan diproses secara hukum.

Sudah di luar kompetensi Kemenlu ya. Jadi kita bekerja sama dengan teman-teman dari Dirjen Imigrasi, kepolisian dan lain-lain,” tandasnya.(jpnn/hargo)


Komentar