Rabu, 10 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ratusan Penambang Datangi Kantor DPRD Provinsi Gorontalo, Ada Apa ?

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Senin, 14 Maret 2022 | 15:05 Tag: , ,
  Ratusan penambang dari Kabupaten Bone Bolango saat mendatangi kantor DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (14/03/2022). (Foto: Zulkifli Polimengo/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Ratusan penambang yang tergabung dalam Aliansi Penambang Rakyat Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo pada Senin (14/03/2022).

Kedatangan ratusan massa aksi ini untuk menemui Ketua DPRD guna menuntut dilegalkannya aktifitas pertambangan emas dan batu hitam di Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango. Menurut massa aksi belakangan ini sering terjadi penangkapan batu hitam yang dinilai dapat memutus mata pencaharian mereka.

Sebelumnya sempat terjadi aksi saling dorong antara petugas Kepolisian yang berjaga di kantor DPRD dengan massa aksi hingga menyebabkan kaca di pintu depan kantor pecah.

Ratusan penambang dari Kabupaten Bone Bolango saat mendatangi kantor DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (14/03/2022). (Foto: Zulkifli Polimengo/HARGO)

Situasi berhasil diredam setelah perwakilan dari massa aksi diperkenankan masuk menemui dan menyampaikan aspirasinya kepada Anggota maupun Ketua DPRD Provinsi Gorontalo.

Usai melakukan diskusi singkat di dalam gedung, perwakilan massa aksi dan Ketua DPRD, Paris R.A Jusuf, keluar menemui massa aksi lainnya dan menyampaikan akan menindaklanjuti apa yang menjadi keinginan massa aksi. Dimana massa aksi meminta apa yang menjadi aspirasi mereka dapat ditindaklanjuti sekurang – kurangnya 3×24 jam.

Pada akhir penyampaiannya di depan Ketua DPRD, para massa aksi meminta agar semua instansi terkait harus segera menyelesaikan persoalan yang menjadi tuntutan mereka. Dimana aktivitas pertambangan emas dan batu hitam di Suwawa Timur, sudah menjadi mata pencaharian warga Bone Bolango.

Selain itu massa aksi menyampaikan jika tuntutan mereka tidak dipenuhi dalam kurun waktu 3×24 jam, maka mereka berjanji akn kembali lagi melakukan aksi yang sama dengan jumlah massa yang lebih banyak.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 191 times, 1 visits today)

Komentar