Senin, 1 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Razia Hewan Lepas, Satpol PP Amankan 28 Ekor Kambing

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 12 Januari 2017 | 16:27 WITA Tag: ,
  


LIMBOTO, Hargo.co.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gorontalo (Kabgor) menangkap sedikitnya 28 ekor kambing milik warga yang berkeliaran di jalanan pada razia hewan lepas, kemarin, Rabu (11/1).

“Jika kambing atau sapi tidak ditebus selama dua minggu, maka kami lakukan proses ke pengadilan bagi pemilik hewan dengan ancaman 6 bulan kurungan penjara dan denda Rp 50 Juta per ekor,” kata Kepala Satpol PP, Husain Ui, usai razia, kemarin.

BACA  Rusli Habibie Bangga, Vaksinasi di Gorontalo Utara 99 Persen

Sebelumnya, banyak laporan dari petani dan warga mengeluhkan tanaman milik mereka dimakan oleh ternak kambing atau sapi yang lepas. Selain itu pula, berkeliarannya hewan ternak di jalanan dapat membahayakan pengguna jalan dan dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Olehnya, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2014 tentang Hewan Ternak, maka Satpol PP memiliki wewenang untuk mengamankan hewan ternak yang berkeliaran di tempat umum.

BACA  Sebanyak 1.708 GTT Ikut Ujian Kompetensi

Razia hewan ternak kali ini dilakukan di Kecamatan Telaga Biru dan Telaga. Dari razia tersebut, sedikitnya 28 ekor kambing milik warga diamankan petugas dengan menggunakan mobil khusus razia hewan ternak.

Selain ancaman kurungan badan dan denda, pemilik ternak juga harus membayar operasional selama ternaknya disita. Operasionalnya masing-masing Rp 100 Ribu per ekor per hari dan untuk ternak sapi Rp 150 Ribu per ekor per hari.

BACA  Alokasi Anggaran ke Kota Gorontalo, Naik Dua Kali Lipat

Dan jika tidak ditebus oleh pemiliknya, maka Satpol PP berkewenangan untuk melanjutkan proses tersebut ke pengadilan.

“Saya mengimbau kepada masyarakat mari kita jaga Kabupaten Gorontalo dari gangguan hewan ternak yang berkeliaran agar tidak menimbulkan kerugian bagi pihak lain,” tandasnya.(TR-53/hargo)


Komentar