Jumat, 23 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Realisasi Fisik dan Keuangan Dua Kabupaten Ini Rendah, Wagub: Segera Pacu

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Sabtu, 17 Oktober 2020 | 15:05 WITA Tag:
  Wagub Gorontalo Idris Rahim (kedua kiri), memberikan arahan pada Rakorev Triwulan III tahun 2020 di Ruangan Huyula Gubernuran Gorontalo, Jumat (16/10/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim meminta kepada pemerintah Kabupaten Gorontalo dan Gorontalo Utara segera memacu realisasi fisik dan keuangan triwulan III. Begitu juga dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemprov Gorontalo yang realisasi keuangan dan fisiknya belum memenuhi target.

“Bagi OPD Provinsi Gorontalo dan kabupaten yang realisasinya masih rendah harus segera dipacu mengingat saat ini kita akan memasuki triwulan IV,” ujar Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim dalam arahannya pada Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) triwulan III tahun 2020 secara virtual yang berlangsung di ruangan Huyula Gubernuran Gorontalo, Jumat (16/10/2020).

BACA  DID Bone Bolango Tahun 2021 Rp. 54 Miliar, Tertinggi se Gorontalo

Berdasarkan data dari Biro Pengendalian Pembangunan dan Ekonomi (P2E) Setda Provinsi Gorontalo, realisasi fisik triwulan III Kabupaten Gorontalo dengan berada di angka 30,17 persen dan keuangan 25,85 persen. Sedangkan, kabupaten Gorontalo Utara dengan realisasi fisik 25,65 persen dan keuangan 32,45 persen.

BACA  Pemprov Gorontalo Santuni Korban Kebakaran di Boalemo

Sementara untuk, untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Gorontalo, dari 33 OPD 24 di antaranya telah melampaui target fisik dan keuangan. Lima OPD telah mencapai realisasi fisik namun realisasi keuangan masih rendah, serta empat OPD yang realisasi fisik dan keuangan masih di bawah target.

Lebih lanjut, Wagub berharap pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan evaluasi atas pelaksanaan program kegiatan pembangunan agar sesuai dengan sasaran yang ditargetkan pada RPJMD masing-masing daerah. Idris juga mengingatkan OPD provinsi dan kabupaten/kota untuk melakukan evaluasi internal untuk memformulasikan kembali jika ada program kegiatan yang tidak sesuai target.

BACA  Kasus Aktif Covid-19 Mengalami Penurunan

“Program kegiatan harus lebih fokus pada tujuan RKPD dan RPJMD sehingga pelaksanaan pembangunan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Idris.(rilis/adv/rwf/hg)


Komentar