Rabu, 3 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rekor Lima Kemenangan Beruntun Lazio Harus Terhenti

Oleh Berita Hargo , dalam Sportivo , pada Senin, 20 Maret 2017 | 12:06 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id – Sedang berjuang untuk mengejar AS Roma dan Napoli di peringkat dua dan tiga, Lazio malah mendapati hasil tak maksimal pada laga melawan Cagliari, Minggu (19/3).

Pada laga tersebut, Lazio ditahan imbang tanpa gol. Sebuah hasil yang membuat mereka tetap berada di peringkat empat klasemen dengan poin 57.

Padahal jika menang, Lazio bisa mendekati Napoli dan Roma yang masing-masing sedang mengumpulkan 63 dan 62 poin. Ironis ketika tahu hasil ini didapat setelah Lazio terus memperlihatkan performa positif.

Pada lima laga terakhir tim, I Biancoceleste selalu meraih kemenangan. Kunci Cagliari menahan Lazio adalah lini tengah mereka yang sangat kuat.

Lazio sama sekali sulit mengalirkan bola ke depan karena semua barisan gelandang mereka kesulitan menembus lima gelandang Cagliari yang memang sangat fleksibel.

Secara penguasaan bola Lazio hanya unggul sedikit 53-47, walau dalam segi peluang mereka jauh di atas Cagliari. Lazio membuat tujuh tembakan pada laga ini sementara Cagliari hanya satu.

Hasil ini sebenarnya juga tak baik bagi tuan rumah yang performanya sangat inkonsisten dan berada di peringkat 15 klasemen sementara.

Cagliari (4-1-2-2-1): 1-Rafael; 29-Nicola Murru, 2-Bruno Alves, 19-Fabio Pisacane (35-Bartosz Salamon 86′), 3-Mauricio Isla; 77-Panagiotis Tachtsidis; 20-Simone Padoin, 4-Daniele Dessena (16-Pancrazio Farago 9′); 10-Joao Pedro, 21-Artur Ionita; 25-Marco Sau (17-Diego Farias 67′)

Lazio (4-3-3): 1-Thoma Strakosha; 26-Stefan Radu (9-Filip Djordkevoc 67′), 2-Wesley Hoedt, 3-Stefan De Vrij, 8-Dusan Basta (4-Patric 80′); 19-Senad Lulic, 20-Lucas Biglia, 16-Marco Parolo; 14-Balde Keita (18-Luis Alberto 71′), 17-Ciro Immobile, 10-Felipe Anderson

(rap/JPG/hg)


Komentar