Rabu, 10 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Rekrut Tenaga Honorer, Pemerintah Perlu Hindari Polemik

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Advertorial Kab. Gorontalo Utara Legislatif , pada Jumat, 20 Maret 2020 | 18:05 Tag: , , ,
  Anggota DPRD Gorontalo Utara, Sian Woloks

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemda Gorontalo Utara (Gorut) diminta untuk menghindari polemik dalam pengangkatan honorer atau tenaga abdi. Harus memperhatikan berbagai aspek dan juga berdasarkan penilaian objektif.

Penegasan ini disampaikan anggota DPRD Gorut, Sian Woloks yang mana warning ini ditujukan kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan merekrut honorer atau tenaga abdi. Apa yang disampaikan oleh Sian Woloks tersebut tidak terlepas dari berbagai aspirasi yang diterima oleh para wakil rakyat.

“Bagi OPD yang membutuhkan honorer atau tenaga abdi, dapat memperhatikan prosedur pengangkatan tenaga kerja dan juga pertimbangan objektif lainnya. Tentu sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku,” kata Sian Woloks.

Bukan bermaksud menginterfensi apa yang menjadi tugas dan wewenang dari OPD, namun menurut Sian Woloks, banyaknya aspirasi yang masuk ke DPRD Gorut membuat para Aleg harus angkat bicara juga.

“Jangan sampai kebijakan ataupun keputusan pengangkatan yang diambil oleh OPD itu justru menimbulkan polemik baru. Tentu jika terjadi polemik, maka dampak yang ditimbulkan pasti akan dirasakan dalam berbagai aspek terutama harmonisasi dalam pelaksanaan pekerjaan,” tegasnya.

Untuk itu, guna menghindari timbulnya polemik yang pada akhirnya berdampak pada kinerja, Sian Woloks berharap agar objektivitas penilaian dalam pengangkatan tenaga honor dan juga aturan dan ketentuan yang berlaku terkait persyaratan dan lainnya diharapkan untuk dapat diikuti, sehingga apapun hasilnya ketika itu sesuai dengan prosedur dan pedoman, maka diharapkan tidak akan ada polemik yang akan terjadi. (abk/adv/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar