Jumat, 30 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Reog Ponorogo Tebar Pesona di Manila dan Davao Filipina

Oleh Fajriansyach , dalam Kabar Nusantara , pada Rabu, 10 Agustus 2016 | 21:37 WITA Tag: , , , ,
  


Hargo.co.id FILIPINA – Reog Ponorogo asal Jawa Timur bakal menebar pesona di Filipina 20-27 Agustus 2016, mendatang. Show-nya di dua titik, yakni di University Of Mindanao, Davao City, 20-23 Agustus dan Mall Of Asia Manila 24-27 Agustus 2016. Itu merupakan kerja bareng antara KBRI Manila, KJRI dan Kemenpar. Menpar Arief Yahya sudah meminta Bos Lion Air, Rusdy Kirana untuk membuka jalur penerbangan Cebu Island-Manado, dan atau Davao-Manado.

Filipina bisa juga dibidik sebagai “kolam yang banyak ikannya” seperti halnya Singapore dan Hongkong. Karena turis China dan Korea yang terbang ke Cebu Island cukup besar setiap harinya. “Tinggal kerjasama sesama airlines, membuat paket sampai ke Manado dan beberapa kota di sekitar Manado, seperti Gorontalo, Morotai, Sangihe, Ambon, Halmahera, dan lainnya,” ungkap Arief Yahya.

BACA  Diduga Hina NU, Gus Nur Ditetapkan Sebagai Tersangka

”Kami tidak sendirian, kami berkolaborasi dengan banyak pihak. Kami kirimkan Reog Ponorogo, 30 orang. Terima kasih atas kerjasama yang kompak ini. Mari kita goda mereka untuk datang ke Indonesia dengan benda dan seni budaya dan kekayaan dan keindahan Indonesia,” ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara Kemenpar, I Gde Pitana didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran Asia Tenggara, Rizki Handayani.

Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut. Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat reog dipertunjukkan. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental di masyarakat Ponorogo. ”Sangat unik dan menarik, kami yakin masyarakat Filipina akan terpesona dan akan datang ke Indonesia,” ujar Pitana.

BACA  Sebanyak 3.517 Wartawan Lolos Seleksi Fellowship Perubahan Perilaku

Rizki Handayani juga memaparkan, rencananya pada 21 Agustus di Davao Filipina yang akan diadakan Parade Seni Budaya Kadayawan sepanjang 2 kilometer, di sini akan di isi oleh penari dan pemain musik berjalan, alat musik dan sound system menggunakan mobil truk. ”Hasil koordinasi kami dan informasi dari KBRI dan Pemkab Ponorogo, nanti tanggal 22 Agustus akan ada workshop interaktif di University Of Mindanao di mana akan ada general lecture Indonesia and Philipines art and culture dan disitulah kita akan tampilkan Reog di acara tersebut,” kata Rizki.

BACA  Pemerintah Tetapkan Harga Tertinggi Swab Test, Sebegini

Kiki-sapaan akrab Rizki Handayani-menambahkan, selang satu hari, semua rombongan langsung meluncur ke Manila dan kembali mempersiapkan atraksi yang unik juga dengan Reog Ponorogo dan semua keindahan Indonesia.

Laman: 1 2


Komentar