Rabu, 12 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Resmi, Satgas Covid-19 Terbitkan Surat Edaran Larangan Mudik Lebaran

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Kamis, 8 April 2021 | 07:05 WITA Tag: ,
  Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah. (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, JAKARTA – Upaya Pemerintah dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19 secara berjenjang kebawah masih terus dilakukan, terlebih mrnjelang pelaksanaan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri.

Berangkat dari kekhawatiran akan timbulnya klaster dan penyebaran wabah tersebut, Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 secara resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah, Kamis (08/04/2021).

BACA  Kapolri Tegaskan, Larangan Mudik untuk Lindungi Warga dari Covid-19

Dikutip dari lembaran SE tersebut, ditegaskan bahwa pemerintah menetapkan peniadaan mudik untuk sementara bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi darat, kereta api, laut, dan udara lintas kota/kabupaten/provinsi/negara.

Hal itu bertujuan sebagai upaya pengendalian mobilitas selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah.

Dalam SE itu juga menjelaskan bahwa perjalanan orang selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dikecualikan bagi dua pelaku perjalanan. Yakni kendaraan pelayanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan nonmudik seperti bekerja atau perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh satu orang anggota keluarga, dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang.

BACA  Rusli Habibie Minta Masyarakat Ikut Sosialisasikan Larangan Mudik

Tetapi diingatkan khusus bagi dua kelompok pelaku perjalanan ini, wajib memiliki print out surat izin perjalanan tertulis atau Surat lzin Keluar/Masuk (SIKM) sebagai persyaratan melakukan perjalanan. SIKM yang dimaksud di sini berlaku secara individual untuk satu kali perjalanan pergi pulang, serta bersifat wajib bagi pelaku perjalanan dewasa yang berusia 17 tahun ke atas.

BACA  Penerapan Aplikasi Bela Pengadaan Pemda Diminta Dipercepat

Adapun, periode peniadaan mudik Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah adalah pada 6-17 Mei 2021. Sementara itu, upaya pengendalian Covid-19 berlaku selama bulan suci Ramadhan serta Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah.(zul/adv/hargo)


Komentar